Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah persediaan bahan baku yang optimal dan mengetahui seberapa besar minimasi total biaya persediaan dengan menggunakan metode simulasi Monte Carlo, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan pada perusahaan yaitu tingkat pemesanan bahan baku tidak dapat diketahui secara pasti (probabilistik)sehingga sering kali persediaan bahan baku mengalami kelebihan (Overstock). Objek penelitian dilakukan di UD. Selebriti yang merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang peralatan rumah tangga. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu mengoptimalkan jumlah persediaan dan meminimasi total biaya persediaan. Sedangkan variabel bebas yaitu keputusan yang peubahnya akan mempengaruhi jumlah persediaan dan total biaya persediaan. Dari hasil perhitungan diperoleh jumlah optimal persediaan bahan baku adalah High Density Polyetilene sebesar 85.541 Kg, Poly Prophilene sebesar 71.598 Kg, dan pewarna sebesar 954 Kg. Dari jumlah persediaan optimal tersebut, diperoleh nilai persediaan sebesar Rp. 1.850.188.000 dan nilai persediaan ini lebih kecil dari nilai persediaan pada perusahaan sebesar Rp. 1.982.404.000. Total biaya persediaan pada perusahaan yaitu sebesar Rp. 2.007.143.825dan total biaya persediaan menggunakan metode simulasi Monte Carlo sebesar Rp. 1.868.317.025dengan penghematan sebesar 6,91% atau senilai Rp. 138.826.800 Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode simulasi Monte Carlo dapat memberikan solusi terbaik dengan menghasilkan total biaya persediaan yang lebih kecil dari total biaya persediaan yang dihasilkan perusahaan.
Copyrights © 2017