Jurnal Geodesi Undip
Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015

KAJIAN PERUBAHAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) TERHADAP PERTUMBUHAN INDUSTRI BERBASIS GEOSPASIAL (Studi Kasus : Kabupaten Gresik)

Kemas Abdul Fatah (Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)
Arief Laila Nugraha (Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)
Haniah Haniah (Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
08 Jul 2015

Abstract

Abstrak Pesatnya pembangunan menyebabkan tingginya perubahan pola penggunaan lahan. Lahan yang dulunya merupakan lahan kosong atau lahan tidak terbangun, banyak mengalami perubahan fungsi menjadi lahan terbangun. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji dampak perkembangan industri terhadap perubahan lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Analisis perubahan penggunaan lahan ini dilakukan dengan penggambaran peta lahan RTH menggunakan Citra Quickbird tahun 2010 dan Citra Google Earth tahun 2013 sebagai perbandingannya, kemudian untuk mendapatkan analisis perubahan lahan digunakan metode SIG.Berdasarkan analisis Citra Quickbird tahun 2010 dan Citra Google Earth tahun 2013 didapatkan luas lahan RTH Kabupaten Gresik sebesar 23.036,039 Ha atau sekitar 23 % pada tahun 2010, sedangkan pada tahun 2013 luas lahan RTH sebesar 22.863,420 Ha atau sekitar 22 % yang artinya RTH di Kabupaten Gresik mengalami perubahan sebesar 172,619 Ha atau sekitar -1% dalam kurun waktu 2010 sampai dengan 2013. Kata Kunci : Ruang Terbuka Hijau, industri, SIG, Quickbird, Google Earth. Abstract Rapid construction leads to high changes in land use. The function of land once used as vacant or undeveloped land turns into developed land. This research is aimed to observe the impact of industrial development toward the change of green open space land. The analysis upon the green open space usage is done through green space cartography using Quickbird imagery in 2010 and Google Earth imagery in 2013 as the comparison, GIS is then utilized to gain the analysis of the land change-over.Based on Quickbird imagery analysis in 2010 and Google Earth imagery in 2013, it was resulted that the amount of green open space of Gresik Regency was 23,036.039 Hectares or about 23% in 2010. Meanwhile, in 2013 the green open space was at the amount of 22,863.420 Hectares or about 22% of the total city region which meant that the area of green open space in Gresik Regency changed 172.619 Hectares or about -1% from 2010 to 2013. Keyword: Green Open Space Land, industry, SIG, Quickbird, Google Earth.             *) Penulis PenanggungJawab

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

geodesi

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Geodesi Undip adalah media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilmiah lulusan Program S1 Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas ...