Interaksi Online
Vol 6, No 2: April 2018

Hubungan Intensitas Bermain Game Stardew Valley dan Terpaan Kelompok Referensi dengan Kecenderungan Berperilaku Prososial

Andy Julianto (Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP)
Djoko Setyabudi (Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP)



Article Info

Publish Date
28 Mar 2018

Abstract

Video game sering kali dianggap sebagai pemicu terbentuknya perilaku antisosial. Muncul beberapa kasus yang terjadi akibat bermain video game, seperti tindakan kekerasan mengeroyok teman sendiri, hingga tindakan kriminal seperti mencuri untuk bermain video game. Hal ini disebabkan karena game yang populer dimainkan di Indonesia sendiri sebagian besar mengandung unsur kekerasan dan cenderung negatif. Maka dari itu peneliti ingin mencari tahu apakah game positif bisa mempengaruhi seseorang untuk berperilaku positif juga. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara bermain game Stardew Valley (sebagai game positif) dan terpaan persuasi kelompok referensi terhadap kecenderungan berperilaku prososial. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Belajar Sosial dan Teori Kelompok Referensi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe eksplanatori. Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang dengan usia 15 – 24 tahun dari grup Facebook PC Game Indonesia yang pernah memainkan game Stardew Valley. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan menggunakan analisis korelasi Kendall’s Tau-b, menunjukkan bahwa; Pertama, terdapat hubungan positif antara intensitas bremain game Stardew Valley dengan kecenderungan berperilaku prososial dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,355. Semakin tinggi intensitas bermain game Stardew Valley, maka semakin tinggi kecenderungan berperilaku prososial, begitu juga sebaliknya. Kedua, terdapat hubungan positif antara variabel terpaan persuasi kelompok referensi dengan kecenderungan berperilaku prososial dengan nilai signifikansi sebesar 0,021 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,315. Semakin tinggi terpaan persuasi kelompok referensi, maka semakin tinggi kecenderungan berperilaku prososial, begitu juga sebaliknya

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

interaksi-online

Publisher

Subject

Library & Information Science Social Sciences

Description

Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu ...