Department of Naval Architecture
Vol 4, No 2 (2016): April

ANALISA KESELAMATAN KAPAL FERRY RO-RO DITINJAU DARI DAMAGE STABILITY PROBABILISTIK

Lily Muzdalifah (Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro - Semarang)
Deddy Chrismianto (Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro - Semarang)
Eko Sasmito Hadi (Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro - Semarang)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2016

Abstract

Sebagai salah satu moda transportasi yang paling berhasil di dunia kapal, feri ro-ro menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, karena moda transportasi ini sangatlah efisien dan efektif. Setiap kapal dapat mengalami kerusakan pada lambung yang disebabkan beberapa fakor antara lain tabrakan, kandas atau terjadi ledakan. Demikian pula kapal feri ro-ro yang sangat rentan terhadap terjadinya kebocoran. Kondisi stabilitas kapal saat terjadi kebocoran pada satu atau beberapa kompartemen disebut damage stability. Untuk mengetahui stabilitas bocor dan peluang kapal tenggelam, analisa dilakukan melalui perhitungan damage stability dengan metode pendekatan probabilistik dengan parameter aturan mengenai konsep probabilitas sesuai ketentuan SOLAS (Safety of Life at Sea) 2009 Chapter II-1 tentang perhitungan indek subdivisi R(required subdivision index) dan A (attained subdivison index)yang mana nilai indeks A harus lebih besar atau sama dengan nilai indeksR (A≥R). Nilai indeks R dipengaruhi oleh jumlah penumpang kapal, sedangkan nilai indeks A dipengaruhi oleh faktor pi dan si.Aturan ini diaplikasikan untuk kapal feri ro-ro berukuran 500,600 dan 750 GT yang umum digunakan pada penyebrangan pulau-pulau di Indonesia. Hasil perhitungan pada ketiga kapal yaitu, kapal pertama dengan panjang 40,15 m (500GT) menghasilkan indek R sebesar 0,693865 dan indek A sebesar 0,968. Kapal kedua dengan panjang 48,70 m (600GT) menghasilkan indek R sebesar 0,695886dan indek A sebesar 0,960. Kapal ketiga dengan panjang 48,82 m (750GT) menghasilkan indek R sebesar 0,694448 dan indek A sebesar 0,816. Maka, dari hasil tersebut disimpulkan bahwa nilai damage stability masing-masing  kapal  telah memenuhi aturan SOLAS Consolidated Edition 2009 Chapter II-I part B-1 tentang subdivision and damage stability.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

naval

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas ...