Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA TEKNIS DAN EKONOMIS PENGGUNAAN COREMAT UNTUK KONSTRUKSI FRP (FIBERGLASS REINFORCED PLASTIC) SANDWICH PADA BADAN KAPAL Manik, Parlindungan; Hadi, Eko Sasmito
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 5, No 2 (2008): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.359 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v5i2.3192

Abstract

Planning of ship construction is make its having good effectivity value and efficiency. Composite as material alternative to changes of steel feedstock and wood has many applied named FRP (fiberglass reinforced plastics) single skin. The weakness of this FRP was heavy construction and requires many production time. Therefore, will be checked comparison between single skin with sandwich constructions for shell. In this research, the way for making composite is hand lay up method with three various thickness of skin there are : t, t/2, and t/4. To know strength comparison from the various skin of sandwich with single skin, must be test, consist of tensile test.. The result is analyzed then compared by BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) rules for the fiberglass ship. Based on the result, indicates that optimization skin thickness of sandwich construction applies Coremat which tensile strength it is equivalent with Single Skin at 2/3t and usage of Sandwich construction causes 23,12 % lighter. In economic analyze, advantage from low weight is compensation of addition 23,12 % DWT. Material cost for Sandwich about 11,35% bigger than Single Skin construction.
ANALISA PERFORMA HULLFORM PADA PRA PERANCANGAN SPEED BOAT KATAMARAN UNTUK SEARCH AND RESCUE ( SAR ) DI PANTAI GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA BERBASIS CFD Sasmito Hadi, Eko; Jokosisworo, Sarjito; Widyanto, Widyanto
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 9, No 1 (2012): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.571 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v9i1.3815

Abstract

Kapal jenis speed boat merupakan kapal yang sering digunakan sebagai kapal penyelamat sehingga perlu pengembangan untuk mengetahui lebih dalam interaksi tahanan pada lambung kapal agar tercapainya kapal dengan stabilitas serta tahanan yang lebih baik. Kapal Motor Safinatul ‘Is ‘Aaf merupakan salah satu model kapal speed boat katamaran (lambung ganda) yang dirancang untuk menunjang pariwisata di wilayah Pantai Gunungkidul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih detail interaksi tahanan total pada lambung kapal K.M Safinatul ‘Is ‘Aaf dengan pendekatan Computational Fluid Dynamic. Dalam melaksanakan penelitian dilakukan beberapa tahapan yaitu pembuatan model pada Computational Fluid Dynamic, input data simulasi, running simulasi hingga konvergen, kemudian analisa hasil dengan metode Slender Body, CFD serta metode Insel and Molland. Analisa hasil meliputi  analisa hambatan, dan analisa fluida pada simulasi Computational Fluid Dynamic. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan didapatkan hasil analisa yang  menunjukkan bahwa hambatan total kapal (Rt) pada saat kecepatan kapal 29 knots Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan penulis dengan 3 dengan menggunakan metode CFD sebesar 10,85 kN, metode Slender Body sebesar 9.63 kN dan perhitungan secara analitik dengan metode Insel and Molland sebesar 12.05 kN. Sedangkan dari hasil simulasi dengan menggunakan analisa CFD, dapat diketahui bahwa pada saat kapal berjalan dengan kecepatan tinggi maka ketinggian aliran fluida atau gelombang air yang ditimbulkan akan lebih besar dari kapal yang berjalan dengan kecepatan rendah
PERANCANGAN KAPAL IKAN KATAMARAN DENGAN PENGGERAK MESIN DAN LAYAR DI KABUPATEN REMBANG Hadi, Eko sasmito
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 7, No 3 (2010): Oktober
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.275 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v7i3.3777

Abstract

Dalam tugas akhir ini direncanakan kapal penangkap ikan purse seine dengan bentuk lambung Katamaran yang efektif dan efisien dari segi teknis, mengingat kapal tradisional yang sudah beroperasi memiliki banyak kerugian dari segi waktu berlayar dan biaya operasional. Perencanaan kapal ini dimulai dengan penentuan parameter-parameter atau batasan-batasan yang sesuai dengan usaha penangkapan yang akan dijalankan. Perencanaan ini menitikberatkan kepada keunggulan kapal ikan Katamaran dibandingkan dengan kapal ikan purse seine tradisional dengan bentuk Mono Hull. Metode formdata digunakan untuk membuat lambung katamaran. Katamaran dirancang dengan mengambil jarak separasi antar demihull S/L = 0,4. dengan metode slender body didapatkan bahwa kapal katamaran mempunyai hambatan 35,65% lebih kecil dari kapal tradisional dengan lambung monohull. Rancang bangun kapal layar motor ini diangkat berdasarkan adanya kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam pembangunan kapal secara tradisional di Daerah Rembang dan pemanfaatan potensi sumber daya angin. Pemanfaatan sumber daya angin dengan cara pemasangan layar pada kapal katamaran dapat memberikan dara dorong tambahan hingga 47,3% pada kecepatan angin 20 knot
ANALISA KEANDALAN TERHADAP LIFETIME SYSTEM PENDINGIN KAPAL IKAN KM. RUKUN ARTA SENTOSA 06 MENGGUNAKAN REFRIGERAN CO2 DAN KOMPRESI BANTU DARI ENERGI PANAS Hadi, Eko Sasmito; Manik, Parlindungan
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 5, No 1 (2008): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.573 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v5i1.2667

Abstract

The cooling system using CO2 refrigerant is one of the vital systems to increase the quality of hauled fishing and it is more effective and more efficient and also this system is environmentally harmless than the conventional cooling system. Reliability is one of so many criteria that had to be concerned in the process of taking the decision of invention such as planning/drafting, production, or reparation process. The aim of this research is to evaluate the design of fish hatch cooling system using CO2 refrigerant and auxiliary compression by heat power in KM. RAS (Rukun Arta Sentosa) 06 using the approximation based on reliability. Some steps that had been used in this research are collecting the data, design process, and evaluation by qualitative and quantitative approach. The qualitative approach is using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method and also using Fault Tree Analysis (FTA) method. Otherwise, the quantitative approach is using the method of Markov Process. Analytical approach is done by make a design model of the available invention system through the block diagram reliability and decrease the reliability function of the system, and for the next step those system is to be used as the base rule of quantitative evaluation system. The report of the research tells that the severity level and the failure rate are showed in some components, such as compressor, condenser, heat exchanger and expansion valve. The analytical approach will obtain the value of MTTF (Mean Time To Failure) system for 250 hours and the availability value is 0,6308 or 63,08% and the unavailability value is 0,3692 or 36,92%.
ANALISIS PROFITABILITAS PERALIHAN USAHA PENANGKAPAN IKAN MENJADI USAHA PERSEWAAN KAPAL WISATA BAHARI DI KEPULAUAN KARIMUNJAWA Amiruddin, Wilma; Setiyanto, Indradi; Hadi, Eko Sasmito
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 7, No 1 (2010): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.058 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v7i1.5620

Abstract

Persoalan overcapacity di dunia perikanan mengakibatkan usaha pengoperasian kapal ikan menjadi kurang menguntungkan. Peralihan usaha dari usaha penangkapan ikan menjadi usaha yang bergerak di bidang persewaan kapal wisata bahari, adalah alternative yang cukup baik untuk menghindari dampak overcapacity. Salah satu faktor yang harus diperhatikan terkait dengan peralihan usaha tersebut adalah faktor ekonomi. Sampel berupa kapal ikan yang dimodifikasi menjadi kapal wisata gazebo, membutuhkan sejumlah investasi usaha. Kapal yang dimaksud direncanakan akan beroperasi di Kepulauan Karimunjawa. Observasi tentang potensi wisata dan analisis profitabilitas perlu dilakukan. Demikian pula terhadap tingkat resiko yang mengikutinya. Hasil perhitungan profitabilitas menunjukkan bahwa usaha di bidang persewaan kapal wisata bahari menguntungkan atau cukup layak, dengan nilai NPV = + Rp. 242.903.600,- dan IRR = 28,5 % serta Payback Period = 3,42 tahun. Sedangkan analisis resiko dengan metode analisis skenario menunjukkan tingkat resiko yang rendah, CV = 0,35 < 1. Hasil penelitian ini akan memberikan informasi kepada para pelaku usaha dan pengambil keputusan tentang kemungkinan peralihan usaha yang menguntungkan sebagai solusi terhadap persoalan overcapacity.
STUDI KELAYAKAN MODIFIKASI KAPAL IKAN MENJADI KAPAL WISATA DITINJAU DARI ANALISA BIAYA (STUDI KASUS PADA KAPAL WISATA GAZEBO DI KARIMUNJAWA) Hadi, Eko sasmito
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 7, No 2 (2010): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1782.408 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v7i2.3769

Abstract

Investasi merupakan aktifitas menanamkan faktor-faktor produksi terbatas dalam proyek tertentu yang bersifat baru sama sekali atau perluasan proyek yang ada. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh manfaat yang cukup layak di kemudian hari, baik manfaat ekonomi maupun non ekonomi. Model investasi usaha persewaan kapal dari hasil modifikasi kapal ikan menjadi kapal wisata ini di latar belakangi oleh persoalan overfishing dan overcapacity, keberadaan kapal ikan yang tidak produktif lagi dan berdampak pada menurunnya penghasilan nelayan. Serta adanya potensi usaha yang cukup menjanjikan tapi kurang mendapat perhatian, yaitu usaha wisata bahari. Tugas akhir ini merupakan bagian dari Penelitian Unggulan Strategis Nasional Universitas Diponegoro Semarang Tahun 2009-2010. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui profitabilitas usaha persewaan kapal wisata gazebo di Karimunjawa yang merupakan hasil modifikasi dari kapal ikan tradisional menjadi kapal wisata dalam beberapa tahun ke depan. Dalam analisa profitabilitas ini digunakan sembilan (9) asumsi yang akan digunakan untuk menentukan perkiraan laba-rugi usaha persewaan kapal wisata gazebo ini. Dari ke-9 asumsi tersebut peluang investasi usaha persewaan kapal wisata gazebo yang paling layak untuk dilanjutkan dengan keuntungan tertinggi adalah asumsi ke-1 dengan net cash flows tahunan sama diperoleh nilai NPV (Net Present Value) untuk DF (Diskonto Faktor) 12 % positif sebesar Rp.184.327.519,- dan IRR (Internal Rate Return) untuk DF (Diskonto Faktor) 12 % sebesar 22,00 % serta Payback Period terjadi pada tahun ke-4.
Studi Perancangan Floating Fuel Station Untuk Memenuhi Kebutuhan Bahan Bakar Masyarakat Nelayan Pesisir Di Kabupaten Demak Nugraha, Sandy; Hadi, Eko Sasmito; Adietya, Berlian Arswendo
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 15, No 2 (2018): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.828 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v15i2.19105

Abstract

Untuk mengatasi permasalahan pendistribusian BBM di pesisir Indonesia maka diperlukan solusi yaitu dengan membuat Floating Fuel Station yaitu pola pendistribusian bahan bakar nelayan dengan membuat SPBN dengan konsep terapung. Penyebab utama keterlambatan distribusi bahan bakar di Pantai Morodemak dikarenakan kondisi akses jalan yang sempit dan sering adanya rob air laut. Langkah awal dalam mendapatkan ukuran dimensi adalah dengan menyesuaikan jumlah kebutuhan BBM nelayan dalam satu bulan untuk menentukan besarnya muatan BBM yang dapat diangkut dan karakteristik perairan di Pantai Morodemak. Selanjutnya membuat enam macam model lambung, lambung terbaik dipilih berdasarkan equilibrium dan GZ stabilitas sementara yang ideal. Didapatkan ukuran utama lambung adalah LOA:30,0625m LWL:28,9690m LPP:28,2760m B:1,5m H:2,5m T:1,8m Displacement: 515,1Ton Cb:0,8737 LCB dari MS:-0,061. DWT:257,592Ton dan  LWT:257,508Ton. Kapasitas tangki utama BBM nelayan Floating Fuel Station sebesar 270,3m3 dan mampu membawa truk tangki dengan berat maksimal 18,216Ton. Dilakukan analisa untuk stabilitas, olah gerak dan analisa biaya operasional. Analisa stabilitas dan Seakeeping menggunakan Maxsurf sedangkan analisa biaya operasional menggunakan metode cost-benefit analysis. Dari analisa stabilitas didapatkan Floating Fuel Station memiliki stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria dari IMO MSC.267(85) Part B Stability For Pontoons. Dari hasil analisa Seakeeping Floating Fuel Station mampu berlayar pada tinggi gelombang perairan laut jawa 2m berdasarkan dari kriteria Tello,2009. Dari hasil analisa biaya operasional menggunakan cost-benefit analysis Floating Fuel Station memiliki biaya operasional lebih rendah 28,49% dibanding SPBN Morodemak Konvensional.
STUDI PERANCANGAN KAPAL WISATA TRIMARAN HYBRID UNTUK PERAIRAN KEPULAUAN KARIMUNJAWA Budiarto, Untung; Hadi, Eko Sasmito; Sunarto, Natanael Martian Dwi
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 11, No 2 (2014): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.253 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v11i2.7238

Abstract

Kegiatan pariwisata di Karimunjawa yang mulai meningkat harus didukung dengan fasilitas transportasi laut yang memadai. Sedangkan  ketersediaan energi fosil yang kian menipis, membuat harga bahan bakar fosil terus merangkak naik. Karena itu muncul ide untuk merancang  kapal yang dapat menggabungkan dua sumber energi yang berbeda, yaitu mesin diesel dan solar cell. Kapal yang seperti ini disebut dengan kapal hybrid. Dalam penilitian ini, fungsi utama kapal yang akan dirancang harus memperhitungkan ukuran utama, rencana garis, rencana umum, analisa hidrostatik, stabilitas kapal dan analisis olah gerak kapal, serta pemilihan peralatan yang sesuai dengan mode hybrid yang akan dirancang. Setelah ukuran utama didapatkan maka analisa kelayakan lambung bisa didapatkan dari software pendukung perancangan kapal. Ukuran utama yang dihasilkan dari perhitungan adalah LOA =14 m, B= 7,94 m, H= 1,64 m, T= 0,75 m. Kapal ini menggunakan motor listrik 75 kW, dengan sumber generator 55 kW, solar cell 2 kW, dan baterai 12,6 kW. Dalam sistem hybrid, ada tujuh mode yaitu mode solar cell, baterai, generator, solar cell + baterai, solar cell + generator, baterai + generator, dan gabungan solar cell + baterai + generator.  Dalam proses analisa, mode hybrid dapat menggerakan kapal dengan kecepatan maksimal 10,86 knot dengan hambatan 6,24 kN dan membutuhkan daya sebesar 69,6 kW.
KAJIAN TEKNIS PROPELLER -ENGINE MATCHING PADA KAPAL IKAN TRADISIONAL DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK HYBRID DARI SOLAR CELL DAN GENSET SEBAGAI MESIN PENGGERAK UTAMA KAPAL DI KABUPATEN PASURUAN JAWA TIMUR Hadi, Eko Sasmito; Budiarto, Untung
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 5, No 1 (2008): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.696 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v5i1.2663

Abstract

Ketersediaan energi tak terbarukan yang kian menipis akan menjadi permasalahan besar bagi kehidupan manusia, banyak pemikiran sudah dicurahkan oleh para ilmuan guna mengantisipasi adanya kemungkinan krisis energi di masa yang akan datang. Selain dari permasalahan keterbatasan energi yang ada juga timbul masalah baru dari penggunaan energi tak terbarukan tersebut yaitu berupa polusi dan pencemaran lingkungan yang berdampak pada perubahan iklim di dunia. Para pemimpin dari berbagai negara menggelar konferensi tentang perubahan iklim di Bali (UNFCCC), sebagai tindak lanjut dari Protokol Kyoto yang diselenggarakan di Jepang sebelumnya, sehubungan dengan perubahan iklim dunia, beberapa negara sepakat untuk mengurangi emisi gas buang pada mesin berbahan bakar mineral, yang dianggap sebagai penyumbang polusi udara terbanyak, dengan membuat kebijakan yang diharapkan dapat menjadi suatu solusi untuk mengurangi polusi udara, salah satu solusi yang dibahas penulis adalah penggunaan motor listrik sebagai pengganti mesin berbahan bakar mineral, tujuan dari penelitian ini adalah menghitung parameter pendukung propeller engine matching (putaran mesin, BHP mesin, dan hambatan kapal ), pada kapal ikan tradisional KM Brandal, dan penentuan ukuran propeller yang sesuai dengan kapal ikan KM Brandal dengan menggunakan sistem hybrid. Dalam penelitian ini penulis melakukan pengukuran dan perhitungan pada sistem penggerak kapal baik di lapangan maupun simulasi hybrid, rangkaian hybrid ini terdiri dari beberapa komponen antara lain 2 buah solar cell 100 WP, genset 800 VA, 2 buah baterai 70 Ah, dan motor listrik 12 volt 80 ampere, sedangkan untuk mendapatkan tegangan listrik yang sama pada rangkaian hybrid beberapa komponen seperti baterai, genset, dan solar cell disusun secara paralel. Penelitian tentang Propeller-Engine Matching pada rangkaian hybrid kapal ikan KM Brandal menghasilkan beberapa parameter optimasi propeller antara lain hambatan kapal 1,04 kN, daya efektif motor 0,69 HP, diameter propeller 0,32 m, konsumsi arus listrik 72,4 ampere pada tegangan listrik 11,88 volt, dan kecepatan kapal 4,5 knot.
PERANCANGAN KAPAL WISATA KATAMARAN DENGAN SISTEM PENGGERAK MESIN DAN LAYAR DI DAERAH WISATA BAHARI BARELANG (BATAM, REMPANG, GALANG) Sasmito Hadi, Eko; Wibawa B.S, Ari; Kusuma, Andhi
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 9, No 1 (2012): Februari
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.518 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v9i1.3816

Abstract

Potensi wisata yang dimiliki kawasan Barelang sangat besar, sehingga dibutuhkan sebuah sarana penunjang berupa kapal wisata yang lebih baik dari kapal kayu. Dengan adanya penelitian, tentang perancangan kapal wisata dengan bentuk lambung katamaran yang menggunakan sistem penggerak layar ini diharapkan dapat membantu pengembangan potensi wisata di Barelang. Dalam  melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu perhitungan ukuran utama, membuat rencana garis, Perancangan layar,rencana umum, analisa hidrostatik, analisa stabilitas dan analisis olah gerak kapal. Serta pemilihan perlengkapan kapal dan motor induk berdasarkan hasil perhitungan daya motor dan analisa hambatan yang dialami kapal. Hasil perancangan kapal wisata ini berupa analisa hidrostatik, perencanaan dan analisa layar, gambar rencana umum, analisa stabilitas serta olah gerak kapal. Hasil analisa hidrostatik, letak titik bouyancy terletak dibelakang midship kapal sejauh 0,596 m. Hasil perencanaan dan analisa layar dengan sudut datang angin yang digunakan adalah 350, 450, 500, 600, 750 ,800,900,1000,1800. luasan layar (sail area) sebesar 60,9958 m² yang terdiri dari luasan mainsail sebesar 40,9958 m² dan foresail sebesar 20,00 m², dan tiang layar berada 4 m dari titik terluar haluan kapal. Hasil rencana umum, menunjukkan bahwa kapal wisata ini mampu membawa penumpang dengan kapasitas maksimum 17 orang. Pada tinjauan stabilitas, menunjukkan nilai GZ terbesar 2,84 m pada kondisi sepuluh yaitu saat membawa penumpang di samping kiri kapal dengan berat consumable 100%. Kapal wisata ini mempunyai olah gerak yang baik pada kondisi perairan Slight Water, Moderate Water, dan Rought Water dengan variasi wave heading 0°,90°,135°,180° dengan  dan tidak terjadi deck wetness
Co-Authors A.F. Zakki Abi Dimas Alfian, Abi Dimas Abner Herdian Permana Putra Achmad Kurniawan Adhi Paska, Adhi Aep Supirman Afdi Supriyonggo Nugroho Agus Setyawan Ahmad Azhar Ginting Ahmad Fauzan Zakki Ajib Wahab Purwanto Akhiruddin Akhiruddin Al Fahsan Al Fahsan Aldias Bahatmaka Alexius Bayu Setyoko Alif Fadhilah Amaytana Cindy Armela Andhi Kusuma Andhyka Cakrabuana Adhitama Andi Trimulyono Anugrah Firnandito Ari Wibawa Ari Wibawa B.S Ari Wibawa B.S Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa ST, MSi Arie Prasetyo Ario Nugroho Prihutomo Ario Restu Sratudaku Aulia Ramadhan Kopayona Azhabul Hayatul Fajar Azniatu Fihliya Berlian Arswendo Adietya Berlian Arswendo Adietya Brata Wahyu Setya Budi Brian Haksa Nova Burhannudin Senoaji Buyung Vidiarto Caesar, Agung Al Citra Robiatul Adawiyah Deddy Chrismianto Deddy Chrismianto Dedi Budi Purwanto Desto Pradika Putra Dicky Darmawan Dimas Maulana Agung Pambudi Dito Adi Prassyeta Dwi Satria Fajar Efriananda Sabta Rizki Eka Heriyanty Eka Mellyana Nur Anggraini Elvira Dwi Gustiarini Fachry Ramadhan Fajrul Falah Rosid Firdaus S.P Frans Simanjuntak Ganang Adi Baskoro Ginanjar Baskoro Aji Giri Aditya Chandra J Good Rindo Hartono Yudo Hartono Yudo Haryadi, Ricky Tri Hendri Firman Hibob Faiz Firdaus Ibnu Fauzi Kenedy Ichsan Aditio Imam Pujo Mulyatno Imam Pujo Mulyatno Indradi Setiyanto Irvan Putera Samudera Jefri Harumbinang Joko Subekti Josua Siagian Juwanto Juwanto K Kiryanto K. Kiryanto Karnoto . Khoirul Anam Khoirul Ramadhan Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Lily Muzdalifah Luthfi Maslul Muttaqim M. Aji Luhur P M. Iqbal Maharani, Heslina Fifani Malau, Karno R Mita Ardiana, Mita Moh Nurdin Septiantono R Mohammad Nasikin Muhamad Zulkifli Muhammad Abdul Aziz Mufti Muhammad Ansori Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Luqman Hakim, Muhammad Luqman Muhammad Raditya Daniswara Muhammad Rayandra Lubis Muhammad Rynaldi Muhammad Sidiq Mulyatno, Imam Pudjo Natanael Martian Dwi Sunarto Natanael Martian Dwi Sunarto Niko Aditya Kriswan Nizar, Vania Early Noprian Christy S Nugraha, Sandy Nurhali Nurhali Ocid Mursid Ojo Kurdi P. Boby Janurianto Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Permana, Mohamad Fiqri Purnawan Adi Wicaksono Rachmat Assidiq Rais Yudanto Renggita Aan Rachmadani Restu Kuasa Reza Andrian Saputro Ridwan Rasoki Harahap Rifandi Aditya Ririh Sustiko Asih Rizka Azhari Yulistiawan Faruq Robby Munardi Roby Widiyanto Rolan Haris Ben Imanuel Purba, Rolan Haris Ben Imanuel Rosiana Dewi Saeful Huda Mursito Samuel Samuel Samuel Samuel Sarjito Jokosisworo Septaji Indrasahputra Siahaan, Batara Srijaya Ratu Solikhin Solikhin Tindaon, Aldy Sabat Tobing, Christabel Giovanny Toha Frans Soaloon Siregar Untung Budiarto Vina Widya Lestari Vita Agnindiyasari Wahif Indramana Wahyu Nugroho Mustikojati, Wahyu Nugroho Wasisto Haribowo, Wasisto Wicaksono, Ardhana Widyanto Widyanto Willma Amiruddin Wilma A Wilma A Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Wiwit Wirawan Yohana Krisyanti Simanjuntak Zeinurrohman, Rangga Zippo Benediktus Sijabat