Jurnal Teknik PWK
Vol 3, No 1 (2014): Februari 2014

ANALISIS LOKASI TRANSIT PERGERAKAN KAWASAN SEMARANG BARAT DALAM KONSEP PENERAPAN TOD (TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT) KOTA SEMARANG

Handari Probo Siwi (Mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)
Anita Ratnasari Rakhmatulloh (Dosen Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
05 Feb 2014

Abstract

Kawasan Semarang Barat memiliki pergerakan yang tinggi setiap harinya sehingga terjadi beberapa permasalahan transportasi. Dari fenomena tersebut, maka terinspirasi untuk menerapkan TOD yang merupakan tata guna lahan yang terintegrasi dengan kemudahan transportasi yang mudah diakses. Lokasi transit merupakan unsur penting dalam TOD untuk memfasilitasi pergerakan dari satu tempat ke tempat lainnya. Untuk menentukan lokasi transit maka dilakukan beberapa sasaran diantaranya adalah identifikasi tata guna lahan, sarana dan prasarana transportasi, dan struktur ruang Kota Semarang. Metode penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua teknik yaitu denganĀ  teknik primer pengumpulan data melalui kuisioner, observasi dan dokumentasi dan teknik sekunder dilakukan dengan pengumpulan data dari instansi dan literatur terkait. Metode penentuan sampel dengan metode random sampling/probability sampling dengan syarat home based. Analisis yang dilakukan diantaranya adalah identifikasi tata guna lahan, identifikasi sarana dan prasarana transportasi kawasan serta analisis lokasi transit kawasan.Lokasi transit yang terpilih diantaranya adalah Pertigaan Jerakah, Taman Lele (Halte Tambak Aji), RSUD Tugurejo dan Pasar Mangkang. Dengan ditemukannya lokasi transit ini maka diharapkan dapat melayani pergerakan penduduk kawasan Semarang Barat dan pemerintah dapat memfasilitasi perkembangan yang terjadi di sekitar lokasi transit.

Copyrights © 2014