Usia balita merupakan usia dimana seorang anak berada pada fase yang sangat aktif. Rasa ingin tahu dan keaktifan anak membuat lingkungan yang ada di sekitarnya harus didesain dengan baik. Dalam perancangan suatu produk, terdapat acuan-acuan dimensi yang harus diperhatikan. Namun, di Indonesia belum terdapat acuan dimensi tubuh atau antropometri balita, sehingga dimensi pada perancangan produk balita belum akurat dan memudahkan kelelahan pada balita yang memicu konsentrasi yang kurang baik. Dengan adanya permasalahan di atas, maka penulis akan melakukan studi mengenai dimensi tubuh balita, khususnya anak-anak TK Pertiwi Tembalang Semarang. Studi antropometri ini dilakukan sebagai dasar perancangan produk mainan anak-anak, yaitu karambol anak. Selain itu dilakukan evaluasi terhadap playing set yang telah ada di TK Pertiwi Tembalang Semarang pada bagian tinggi pijakan hingga atap, lebar tangga, dan lebar perosotan. Dengan adanya analisa dan rekomendasi produk ini diharapkan akan mengurangi tingkat cedera dan kelelahan pada otot dan tulang anak.
Copyrights © 2012