Pemberian pelepah daun kelapa sawit fermentasi dalam pakan memberi nilai ekonomis dan meningkatkan keuntungan penggemukan sapi bali jantan lepas sapih. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun 1 (Sembat) Nagori Marihat Baris Kecamatan Dolok Marlawan Kabupaten Simalungun.Penelitian ini telah dilaksanakan selama tiga bulan yang dimulai pada bulan Januari 2013 sampai Mei 2013. Penelitian ini menggunakan 12 ekor sapi bali jantan dengan rancangan acak kelompok, terdiri atas 4 kelompok yang dibedakan berdasarkan bobot badan sapi. Ada tiga perlakuan yaitu P0 (ransum dengan 25% pelepah daun kelapa sawit segar), P1 (ransum dengan 20% pelepah daun kelapa sawit fermentasi) dan P2 (ransum dengan 30% pelepah daun kelapa sawit fermentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Pelepah Daun Kelapa Sawit yang difermentasi Aspergillus niger terhadap Performans Sapi Bali Jantan terhadap konsumsi pakan (kg/ekor/hari) 7,01; 7,42; 7,05. Rataan pertambahan bobot badan (g/ekor/hari) 0,46; 0,65 dan 0,53. Konversi pakan 15,23; 11,66 dan 13,43. Uji statistik menunjukkan bahwa pelepah daun kelapa sawit fermentasi berbeda nyata (P<0.05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan menurunkan konversi pakan sapi bali jantan. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fermentasi pelepah daun kelapa sawit dengan menggunakan Asprgillus niger dapat meningkatkan konsumsi dan pertambahan bobot badan serta menurunkan konversi pakan sapi bali dibandingkan dengan pelepah kelapa sawit segar.
Copyrights © 2013