Jurnal Peternakan Integratif
Vol 2, No 1 (2013)

STUDI PERILAKU MAKAN DAN BERKUBANG KERBAU LUMPUR (B. bubalis carabanesis) DI KECAMATAN MUNTE, KECAMATAN KABANJAHE DAN KECAMATAN MARDINGDING KABUPATEN KARO

Berry Regbuna (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Mar 2014

Abstract

ABSTRACT   Mud buffalo (B. bubalis carabanesis) is very suitable to be developed buffalo in North Sumatra, Indonesia . In recent years , the buffalo population has declined each year . One was caused by a lack of knowledge of the biological behavior of farmers in buffalo so do not reproduce as expected . This research  aims to determine the behavior of  ingestive and wallow of mud buffalo ( B. bubalis carabanesis ) in Munte District , Kabanjahe District District   and Mardingding District , Karo Regency. This research  was conducted to 6 buffaloes that adult male buffalo , buffalo young male , adult female buffalo , buffalo young female , male calves and female calves in each district . This study uses the Zero One 15 minute intervals performed at 09.00 am - 04.00 pm. The results showed the highest activity of ingestive and rumination on Kabanjahe District and Mardingding is equal to 9.23 times and 5.06 times , and the lowest was on Munte District is equal to 8.74 times and 2.67 times . Frequency Wallow  behavior is highest in Kabanjahe District is equal to 1.40 times / day . As well as the lowest was in Munte District and Mardingding District is equal to 1.00 times/day . While the highest duration of wallowing   in Mardingding District  is 30.55 minutes , and the lowest was in Kabanjahe District is 11.57 minutes. Keywords :  Ingestive  Behavior, Wallowing Behavior, Mud Buffalo.   ABSTRAK   Kerbau lumpur (B. bubalis carabanesis) merupakan kerbau yang sangat cocok dikembangkan di Sumatera Utara, Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir,  populasi kerbau semakin menurun tiap tahunnya. Salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan peternak dalam tingkah  laku biologis kerbau sehingga tidak bereproduksi seperti yang diharapkan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku makan dan tingkah laku berkubang kerbau lumpur (B. bubalis carabanesis) di Kecamatan Munte, Kabanjahe dan Mardingding, Kabupaten Karo. Penelitian ini dilakuakn terhadap 6 ekor kerbau yaitu kerbau jantan dewasa, kerbau jantan muda, kerbau betina dewasa, kerbau dara, anak kerbau jantan dan anak kerbau betina di tiap kecamatan. Penelitian ini menggunakan metode One Zero dengan interval 15 menit dilakukan pada pukul 09.00 – 16.00 WIB.        Hasil penelitian menunjukkan aktivitas makan dan ruminasi tertinggi pada Kecamatan Kabanjahe  dan Mardingding yaitu sebesar 9,23 kali dan 5,06 kali serta yang terendah terdapat pada Kecamatan Munte yaitu sebesar 8,74 kali dan 2,67 kali. Frekuensi tingkah laku berkubang tertinggi terdapat pada Kecamatan Kabanjahe yaitu sebesar 1,40 kali/hari. Serta yang terendah terdapat di Kecamatan Munte dan Mardingding yaitu sebesar 1,00 kali/hari. Sedangkan durasi berkubang tertinggi terdapat di Kecamatan Mardingding yaitu 30,55 menit, dan yang terendah terdapat di Kecamatan Kabanjahe yaitu 11,57 menit.   Kata kunci : Tingkah Laku Makan, Tingkah Laku Berkubang, Kerbau Lumpur.

Copyrights © 2013