ABSTRACT Pod coffee fermented with local microorganism can be increase the protein content of feed that has implications for the increased quality of feed. The objective of this research to determine the effect of pod coffee fermented with local microorganism in concentrate on feed intake, average daily gain and feed conversion ratio of males murrah buffalo (Bubalus bubalis). The research conducted at the Balai Pembibitan Ternak Unggul Babi dan Kerbau in Silangit village, Siborong-borong Subdistrict at North Tapanuli District, North Sumatra Province on April 2012 until September 2012. The research used four head males Murrah buffaloes with initial body weight 174,23 ± 11,57 kg. The design of this experiment used latin square design (LSD) with 4 treatments. The treatments consist of P0 (20% pod coffee non fermented on concentrate); P1 (10% pod coffee fermented on concentrate); P2 (20% pod coffee fermented on concentrate) and P3 (30% pod coffee fermented on concentrate). The result of this research showed that the average feed intake (kg/head/day) on treatments P0, P1, P2 and P3 is 6,51; 7,06; 6,93 and 6,87 respectively. Average daily gain (kg/head/day) on treatments P0, P1, P2 and P3 is 0,46; 0,67; 0,58 and 0,53 respectively. Average feed conversion ratio on treatments P0, P1, P2 and P3 is 14,29; 10,53; 12,60 and 12,90 respectively. Statistically shows that the ultilization of pod coffee fermented with local microorganism significantly different (P<0,05) on feed intake and feed conversion, but very significantly different (P<0,01) on average daily gain of murrah buffalo. The conclusion of this research is pod coffee fermented with local microorganism give a positive effect on feed intake, average daily gain, feed conversion ratio and can be used as an alternative feedstuff until 30% on concentrate of murrah buffalo. Keywords: Pod coffee, fermentation, local microorganism, murrah buffalo ABSTRAK Kulit daging buah kopi yang difermentasi dengan mikroorganisme lokal meningkatkan kandungan protein yang berimplikasi pada peningkatan kualitas pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit daging buah kopi yang difermentasi dengan mikroorganisme lokal dalam konsentrat terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan kerbau murrah jantan (Bubalus bubalis). Penelitian dilaksanakan di Balai Pembibitan Ternak Unggul Babi dan Kerbau di desa Silangit Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada bulan April 2012 – September 2012. Penelitian ini menggunakan empat ekor kerbau Murrah jantan dengan rataan bobot awal 174,23 ± 11,57 kg. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan. Perlakuan terdiri atas P0 (20% kulit kopi tanpa fermentasi dalam konsentrat); P1 (10% kulit kopi fermentasi dalam konsentrat); P2 (20% kulit kopi fermentasi dalam konsentrat) dan P3 (30% kulit kopi fermentasi dalam konsentrat). Hasil penelitian menunjukkan rataan konsumsi pakan berdasarkan bahan kering (kg/ekor/hari) pada perlakuan P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut adalah 6,51; 7,06; 6,93 dan 6,87. Rataan pertambahan bobot badan (Kg/ekor/hari) pada perlakuan P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut adalah 0,46; 0,67; 0,58 dan 0,53. Rataan konversi pakan pada perlakuan P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut adalah 14,29; 10,53; 12,60 dan 12,90. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian berbagai level kulit kopi fermentasi dengan mikroorganisme lokal berbeda nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan dan konversi pakan, namun berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap pertambahan bobot badan kerbau murrah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kulit daging buah kopi yang difermentasi dengan mikroorganisme lokal memberikan pengaruh positif terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif sampai level 30% dalam konsentrat kerbau Murrah (Bubalus bubalis). Kata kunci: kulit daging buah kopi, fermentasi, mikroorganisme lokal, kerbau murrah
Copyrights © 2013