RICO RIFKI YUDIAR, 2014 “Pemanfaatan Tongkol Jagung dengan Bioaktivator Starbio, Aspergilus niger dan Trichoderma viride terhadap Kecernaan Serat Kasar dan Protein Kasar pada Domba Jantan Lokal Lepas Sapih”. Dibimbing oleh MA’RUF TAFSIN dan NEVI DIANA HANAFI. Potensi hasil samping tongkol jagung fermentasi sebagai bahan baku pakan komplit domba untuk meningkatkan kecernaan protein kasar dan serat kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan komplit hasil samping tongkol jagung terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar. Penelitian dilaksanakan di Fakultas pertanaian Univesitas Sumatera Utara pada bulan Juli sampai dengan September 2013. Rancangan yang digunakan dalam penelitaian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan. Perlakuan ini terdiri atas P0: (Tongkol jagung tanpa fermentasi); P1(tongkol jagung fermentasi 0,5% starbio); P2( tongkol jagung fermentasi 0,5% Aspergillus niger); P3(tongkol jagung fermentasi 0,5% Trichoderma viride); P4(tongkol jagung fermentasi 0,25% Aspergillus niger dan 0,25% Trichoderma viride). Hasil penelitian menunjukkan rataan kecernaan protein kasar feses pada P0 65.18; P1 70.56; P2 67.72; P3 67.83; dan P4 68.22%. Rataan kecernaan serat kasar, perlakuan P0 39.64; P1 43.67; P2 44.36; P3 44.07; dan P4 45.88%. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan tongkol jagung yang difermentasi dengan bioaktifator memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata dibandingkan dengan tongkol jagung tanpa fermentasi dalam meningkatkan kecernaan protein kasar dan kecernaan serat kasar. Bioaktifator Starbio memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata dalam meningkatkan kecernaan protein kasar tetapi untuk kecernaan serat kasar tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata dibandingkan dengan bioaktifator lainnya
Copyrights © 2014