ABSTRACT The research aimed to objective genetic diversity fenotype and genotype with morfometric between Kampung Chiken, Bangkok chiken, Katai chiken, Birma chiken, Magon (Birma x Shaigon) and Bagon (Bangkok x Shaigon). The research conducted in nine different places Medan city in six districs using 368 chikens. Data collection was done by observations on the qualitative trait cover feather color, feather pattern, feather feature, feather shine, shank color and comb shape and morfometric meansures of body. The data obtained were processed using a simple discriminant analysis using the SAS program (Statistical Analysis System) and Dendogram using the program MEGA (Molecular Evolutionary Genetic Analysis). The results of freedom test showed that highly significant relationship (X2> X20,05) between feather pattern, feather feature, feather shine, shank color and comb shape, but non-significance (X2< X20,05) between feather color and also type of chiken. The phenotypically purity of Katai chiken 100%, Kampung 98,46%, Bangkok 84,13%, Bagon 75,00%, Magon 65,00% dan Birma 40,00%. Variable differential factor for body morphometrics was femur length, tibia length, shank length, shank ring, wing lenght, maxilla length and finger tirthd length. Bagon and Magon has a close genetic distance, while the Kampung dan Katai has a far genetic distance. Keywords : chiken , qualitative trait, morphometrics ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaman genetik fenotipe dan genotipe serta morfometrik antar ayam Kampung, ayam Bangkok dan ayam Katai, ayam Birma, Magon (Birma x Shaigon) dan Bagon (Bangkok x Shaigon). Penelitian ini dilakukan di Sembilan lokasi berbeda di enam Kecamatan Kota Medan menggunakan 368 ekor ayam. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengamatan pada sifat kualitatif meliputi warna bulu, pola bulu, corak bulu, kerlip bulu, warna shank dan bentuk jengger dan morfometrik ukuran-ukuran tubuh. Data yang diperoleh diolah dengan analisis diskriminan sederhana dengan menggunakan program SAS (Statistical Analysis System) dan Dendogram menggunakan program MEGA (Molekuler Evolusioner Genetic Analysis). Hasil penelitian uji kebebasan menunjukkan bahwa adanya keterhubungan yang sangat nyata (X2> X20,05) antara sifat pola bulu, corak bulu, kerlip bulu, warna shank dan bentuk jengger, tetapi tidak adanya keterhubungan (X2< X20,05) antara warna bulu dan jenis ayam yang diamati. Kemurnian fenotifik masing-masing jenis ayam ialah jenis Katai 100%, Kampung 98,46%, Bangkok 84,13%, Bagon 75,00%, Magon 65,00% dan Birma 40,00%. Faktor peubah pembeda morfologi tubuh dari keenam jenis ayam ialah panjang femur, panjang tibia, panjang shank, lingkar shank, panjang sayap, panjang maxilla dan panjang jari ketiga. Jarak genetik ayam Bagon dengan ayam Magon memiliki jarak genetik yang dekat, sebaliknya ayam Kampung dan ayam Katai memiliki jarak genetik yang jauh. Kata kunci : ayam, sifat kualitatif, morfometrik
Copyrights © 2015