Perspektif Sosiologi
Vol 3, No 1 (2015)

Potensi Modal Sosial Buruh Bangunan (Studi Deskriptif Pada Buruh Bangunan di Lingkungan 12 Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang)

James Party Samuel (Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
20 Oct 2015

Abstract

Potensi modal sosial merupakan kemampuan buruh bangunan untuk bekerja sama membangun modal sosial yang terdiri dari jaringan, nilai dan norma, hubungan sosial, kepercayaan dan institusi untuk mencapai kepentingan dan tujuan bersama. Menumbuh kembangkan modal sosial berarti upaya buruh bangunan untuk bekerja sama membangun dan mengembangkan jaringan sosial, nilai dan norma, hubungan sosial, kepercayaan dan institusi yang sudah tercipta sebelumnya agar dapat menjadi lebih baik lagi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil analisis dan pengolahan data dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa potensi modal sosial yang terdapat pada buruh bangunan berupa negoisasi, jaringan informasi dan relasi, kepercayaan, nilai dan norma, etos kerja yang tinggi dan gotong royong. Usaha mereka untuk menumbuhkembangkannya dengan tetap berkomunikasi, tolong menolong, menjaga kepercayaan dan kejujuran, saling pengertian serta selalu bekerja dengan baik. Para buruh bangunan juga sepakat bahwa dengan potensi modal sosial yang mereka miliki dapat menjamin kelangsungan pekerjaan mereka sebagai buruh bangunan.   Kata kunci: Modal Sosial, Buruh Bangunan

Copyrights © 2015