HIV/AIDS merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Jumlah orang yang terkena penyakit HIV/AIDS untuk daerah kabupaten Karo mengalami kenaikan. Hal tersebut sangat memprihatinkan melihat masyarakat Tanah Karo yang masih sangat menjunjung tinggi budaya dan norma kesopanan yang berlaku dalam masyarakat tetapi masyarakatnya banyak yang terkena penyakit HIV/AIDS. Metode penelitian yang digunakan adalah peneltian eksplorasi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada budaya-budaya dan kebiasaan masyarakat Karo yang mempengaruhi perilaku seksual mereka. Budaya Rebu pada tingkatan tertentu mengakibatkan sikap pembiaran terhadap anggota keluarga sendiri yang nantinya mempengaruhi pada minimnya pencegahan penyakit HIV/AIDS. Budaya Patriarkat yang memprioritaskan kepentingan laki-laki, sehingga mengakibatkan peran perempuan semakin dikucilkan dan tidak bisa memiliki ruang untuk berpendapat termasuk dalam masalah kesehatan seksual Kata Kunci: HIV/AIDS, Budaya Karo, Patriarkat.
Copyrights © 2015