Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konflik antara nelayan tradisional dengan nelayan pukat trawl dengan menggunakan model SIPABIO ( Sumber, Isu, Pihak, Sikap, Perilaku, Intervensi, Hasil Akhir). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitan untuk menggambarkan atau memetakan konflik antar nelayan di pesisir Tanjung Balai Asahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab konflik di antara nelayan tradisional dengan nelayan pukat trawl dikarenakan 1)berkurangnya hasil tangkapan nelayan tradisional, 2)pengrusakan lingkungan oleh nelayan trawl 3)kesenjangan antar nelayan sehingga menimbulkan rasa iri, 4)adanya oknum yang memprovokasi nelayan tradisional, 5)kurangnya fungsi pengawasan dan tindakan dari lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah dalam mengatasi penyebab konflik.
Copyrights © 2016