Jurnal Keperawatan Klinis
Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Klinis

HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI, DURASI MENYUSUI DENGAN BERAT BADAN BAYI DI POLIKLINIK BERSALIN MARIANI MEDAN

tati purwani (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Feb 2013

Abstract

Abstrak ASI adalah nutrisi alamiah terbaik bagi bayi dengan kandungan gizi paling sesuai untuk pertumbuhan optimal, sebab ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan untuk bertahan hidup pada 6 bulan pertama, yang meliputi hormon, antibodi, faktor kekebalan, dan antioksidan. Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan ukuran, besar, jumlah atau dimensi pada tingkat sel, organ maupun individu. Parameter untuk pertumbuhan  yang biasa digunakan untuk mengukur kemajuan pertumbuhan adalah berat badan dan tinggi badan. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi dan durasi menyusui dengan berat badan bayi selama proses menyusui pada ibu yang berkunjung di Poliklinik bersalin Mariani Medan. Penelitian termasuk deskriptif korelasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi berusia 6 bulan dan bayinya yang memiliki riwayat mendapat ASI Eksklusif, memiliki Kartu Menuju Sehat (KMS), bayi dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat prematur/BBLR, dengan jumlah 32 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Spearman Rank Order Correlation dengan taraf signifikan (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi menyusui dengan berat badan bayi p=0,815 (p >0,05), dan juga antara durasi menyusui dengan berat badan bayi  p=0,092 (p >0,05).  penelitian selanjutnya diharapkan dapat diteliti dengan observasi langsung.   Kata kunci : Frekuensi, Durasi menyusui, berat badan

Copyrights © 2012