Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara menerapkan sistem pembelajaran Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) pada mahasiswa pendidikan sarjana tahun ajaran 2010/2011 dan 2011/2012 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusannya sesuai kompetensi praktik keperawatan. Tuntutan dan sistem pembelajaran tersebut dapat menjadi stressor yang memicu timbulnya stres pada mahasiswa dan usaha aktif yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasinya disebut dengan koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stressor dan koping mahasiswa pembelajaran KBK Fakultas Keperawatan USU. Desain penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Besar sampel yang digunakan sebanyak 66 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner data demografi, kuesioner stressor mahasiswa dan pertanyaan terbuka mengenai koping yang digunakan mahasiswa. Pengumpulan data berlangsung pada bulan Mei sampai Juni 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stressor utama yang dikeluhakan mahasiswa KBK adalah mempersiapkan ujian blok, jadwal kuliah yang padat, kelas yang penuh, mengikuti ujian skill lab, dan ujian tertulis. Koping yang dipilih adalah escape avoidance yaitu mendengarkan musik, tidur, dan jalan-jalan. Instansi pendidikan keperawatan perlu mengadakan unit konseling untuk membantu mahasiswa yang bermasalah dalam pendidikan dan melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan di kelas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang menyebabkan stres pada mahasiswa pembelajaran KBK. Kata Kunci: Stressor, Koping, Mahasiswa, KBK
Copyrights © 2012