cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Holistik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
STRESSOR DAN KOPING MAHASISWA PEMBELAJARAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA yemima dayfiventy
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.396 KB)

Abstract

Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara menerapkan sistem pembelajaran Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) pada mahasiswa pendidikan sarjana tahun ajaran 2010/2011 dan 2011/2012  yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusannya sesuai kompetensi praktik keperawatan. Tuntutan dan sistem pembelajaran tersebut dapat menjadi stressor yang memicu timbulnya stres pada mahasiswa dan usaha aktif yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasinya disebut dengan koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stressor dan koping mahasiswa pembelajaran KBK Fakultas Keperawatan USU. Desain penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Besar sampel yang digunakan sebanyak 66 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner data demografi, kuesioner stressor mahasiswa dan pertanyaan terbuka mengenai koping yang digunakan mahasiswa. Pengumpulan data berlangsung pada bulan Mei sampai Juni 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stressor utama yang dikeluhakan mahasiswa KBK adalah mempersiapkan ujian blok, jadwal kuliah yang padat, kelas yang penuh, mengikuti ujian skill lab, dan ujian tertulis. Koping yang dipilih adalah escape avoidance yaitu mendengarkan musik, tidur, dan jalan-jalan. Instansi pendidikan keperawatan perlu mengadakan unit konseling untuk membantu mahasiswa yang bermasalah dalam pendidikan dan melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan di kelas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang menyebabkan stres pada mahasiswa pembelajaran KBK. Kata Kunci: Stressor, Koping, Mahasiswa, KBK
PERILAKU ANTISOSIAL REMAJA DI SMA SWASTA RAKSANA MEDAN dewi s manullang
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.952 KB)

Abstract

Abstrak Remaja yang mengalami masa peralihan dari satu tahap perkembangan ke perkembangan berikutnya secara berkesinambungan banyak mengalami masalah, seperti tidak tercapainya tugas perkembangan atau masalah dalam keluarga yang berdampak pada timbulnya perilaku antisosial. Dampaknya adalah mengabaikan norma dan konvensi sosial, impulsif, gagal membina komitmen interpersonal dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku antisosial dan faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku antisosial pada remaja SMA Swasta Raksana Medan serta mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku antisosial yang paling dominan. Desain penelitian adalah deskriptif  komparatif. Pengambilan sample dengan menggunakan total sampling. Sample sebanyak 22 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2012. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisoner perilaku antisosial dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada remaja yang meliputi data demografi dan pernyataan terkait perilaku antisosial dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada remaja. Kemudian data diolah dengan menggunakan analisa deskriptif untuk menentukan distribusi frekuensi dan persentasi serta analisis regresi linear ganda untuk faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku antisosial adalah proses keluarga dengan nilai b = 0,667. Institusi pendidikan/sekolah agar lebih mengenal siswanya dengan memberikan perhatian yang sama ke seluruh siswa, memberikan teguran yang tegas apabila muncul kenakalan di sekolah serta mengaktifkan bimbingan dan penyuluhan bagi siswa.   Kata kunci : Perilaku, Antisosial, Remaja
PEMANFAATAN FASILITAS INTERNET PADA MAHASISWA DI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA ririn sartika dewi
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.692 KB)

Abstract

Abstrak Pemanfaatan teknologi dalam bidang komunikasi khususnya internet menjadi kebutuhan dasar mahasiswa untuk memperoleh berbagai informasi yang mendukung kegiatan pembelajaran. Namun masih banyak dari pengguna internet yang belum memanfaatkan internet untuk kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemanfaatan fasilitas internet pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan USU. Desain penelitian adalah deskriptif survei dengan sampel sebanyak 80 mahasiswa. Metode sampling yang digunakan adalah convinience sampling. Pengumpulan data berlangsung pada bulan Mei 2012. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa lokasi akses internet terbanyak (61%) adalah di koridor lt.1. Alasan mahasiswa menggunakan fasilitas internet di Fakultas Keperawatan adalah karena bebas biaya (45%). Mayoritas mahasiswa menggunakan fasilitas internet untuk mencari referensi kuliah (51%). Waktu akses terbanyak saat pulang kuliah (31%). Lamanya penggunaan setiap kali mengakses adalah  31-60 menit (29%). Frekuensi rata-rata penggunaan internet dalam seminggu sebanyak 1-2 kali (37,5%). Google sebagai mesin pencari informasi yang banyak dipilih (65%). Sebagian besar mahasiswa (97,5%) menyatakan puas terhadap sarana, 99% puas terhadap kenyamanan lokasi akses internet dan 94% puas terhadap kecepatan akses internet yang telah disediakan Fakultas Keperawatan. Mahasiswa hendaknya mengoptimalkan penggunaan fasilitas internet yang tersedia di Fakultas Keperawatan dengan memanfaatkan internet untuk meningkatkan prestasi belajar dan memperluas wawasan yang mendukung ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi  mahasiswa. Kata Kunci : Pemanfaatan, Internet, Mahasiswa
SINDROMA DISPEPSIA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA nurul khotimah
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.095 KB)

Abstract

Abstrak Dispepsia merupakan kumpulan gejala berupa keluhan nyeri, perasaan tidak enak perut bagian atas yang menetap atau episodik disertai dengan keluhan seperti rasa penuh saat makan, cepat kenyang, heartburn, kembung, sendawa, anoreksia, mual, dan muntah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sindroma dispepsia mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Populasi penelitian sebanyak 291 orang mahasiswa S1 Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara jalur reguler angkatan 2008-2011 dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian dianalisa dengan analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil analisa Chi Square didapatkan nilai p value < 0,05 untuk masing-masing variabel. Ini berarti semua faktor memiliki hubungan yang bermakna dengan sindroma dispepsia. Hasil analisa menggunakan regresi logistik ganda model prediksi didapatkan bahwa tingkat stres memberikan pengaruh terbesar terhadap sindroma dispepsia dimana nilai OR tingkat stres adalah 10,068, berarti mahasiswa yang mengalami stres sedang beresiko10 kali lebih besar menderita sindroma dispepsia dibandingkan dengan mahasiswa yang mengalami stres ringansetelah dikontrol keteraturan makan dan makanan/minuman iritatif. Penelitian selanjutnya diharapkan memaparkan lebih banyak lagi faktor-faktor yang mempengaruhi sindroma dispepsia, seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan sebagainya. Kata kunci : Sindroma Dispepsia, Faktor-Faktor, Mahasiswa
TERAPI TERTAWA DAN KECEMASAN MAHASISWA PROGRAM EKSTENSI DALAM MENGHADAPI SKRIPSI DI FAKULTAS KEPERAWATAN USU wiyanna mathofani
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.446 KB)

Abstract

Abstrak Skripsi merupakan tugas akhir bagi mahasiswa di perguruan tinggi yang seringkali menjadi salah satu penyebab kecemasan. Kecemasan ringan akan membuat mahasiswa termotivasi untuk segera menyelesaikan skripsi. Tetapi jika kecemasan itu sangat besar, justru akan sangat mengganggu proses penyelesaian skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap kecemasan mahasiswa Program Ekstensi dalam menghadapi skripsi di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Desain penelitian quasi eksperimen pre-post test design dengan sampel 13 orang responden. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Kuesioner mengacu pada skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi tertawa terhadap kecemasan mahasiswa Program Ekstensi dalam menghadapi skripsi di Fakultas Keperawatan USU Medan dengan nilai p = 0,010 (p < 0,05). Terapi tertawa direkomendasikan sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi kejenuhan dan kecemasan yang terjadi pada mahasiswa sehingga dapat meningkatkan kualitas mahasiswa khususnya dalam menghadapi skripsi.   Kata kunci: Terapi Tertawa, Kecemasan, Skripsi
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG IDENTITAS DIRI REMAJA PADA SISWA SMA KARTIKA I-2 MEDAN Eis Sumiati
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.129 KB)

Abstract

Abstrak Pengetahuan remaja tentang identitas diri meliputi informasi remaja tentang identitas dirinya. Sikap remaja terhadap identitas tercermin dalam fungsi identitas yang terbagi menjadi 5 fungsi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap remaja tentang identitas diri remaja dengan menggunakan desain deskriptif dengan sampel 72 orang dengan teknik Quota Sample pada siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA) Kartika I-2 Medan. Instrumen menggunakan kuesioner dan disajikan dalam bentuk frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan remaja berada pada kategori pengetahuan tinggi yaitu sebanyak 38 orang dan sikap remaja berada pada kategori yang cenderung negatif yaitu sebanyak 38 orang sehingga menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tinggi tetapi memiliki sikap yang cenderung negatif disebabkan oleh faktor lingkungan, kebudayaan, adat istiadat, pengalaman, pola asuh dan kesalahan persepsi pada remaja. Informasi bagi remaja untuk memperluas pengetahuan dan memperbaiki sikapnya tentang Identitas Diri dapat merubah remaja menjadi lebih baik dan tidak mudah dipengaruhi oleh pengaruh lingkungan buruk sehingga dapat menyebabkan para siswa mendapatkan identitas diri yang negatif. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Identitas diri, Remaja
PENGALAMAN REMAJA DALAM MENERIMA PENDIDIKAN SEKS Juliana S.R Marpaung
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.31 KB)

Abstract

Abstrak Pendidikan seks penting bagi remaja untuk dapat mengerti akan dirinya dan seksualitasnya. Banyak hal yang menyebabkan anak-anak di masa remaja melakukan penyimpangan seksualitas atau seks bebas sebagai cara pelarian dari berbagai persoalan serta kurangnya kemampuan anak untuk mengendalikan diri dari emosinya. Penelitian ini dilakukan di wilayah jalan Tangkul Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung pada November sampai Desember 2011. Penelitian ini menggunakan desain fenomenologi yang bertujuan untuk menggali lebih dalam pengalaman remaja dalam menerima pendidikan seks. Jumlah partisipan sebanyak lima orang yang dipilih secara purposive sampling dan menggunakan wawancara mendalam. Analisa data dilakukan dengan menggunakan metode Collaizi dengan pendekatan interpretative (menafsirkan) dan hasil analisa data ditampilkan dalam bentuk tertulis. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pandangan remaja terhadap pendidikan seks diartikan remaja sebagai reproduksi dan berbicara tentang masalah kesehatan seks yang terjadi pada remaja, sumber pendidikan seks diperoleh remaja berasal dari sumber yang bersifat formal dan informal dimana sumber yang bersifat formal seperti sekolah dan sumber yang bersifat informal seperti teman sebaya, orangtua dan media masa. Pengalaman remaja dalam pendidikan seks bermanfaat untuk menambah pengetahuan remaja dalam mengalami perubahan-perubahan yang perilaku yang menyimpang yang terjadi pada remaja saat sekarang ini dan hambatan remaja dalam menerima pendidikan seks dikarenakan pendidikan seks tabu untuk dibicarakan.   Kata kunci : Remaja, Pendidikan seks
POLA ASUH ORANG TUA DAN PERKEMBANGAN SOSIALISASI REMAJA DI SMA NEGERI 15 MEDAN dewi sartika panjaitan
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.277 KB)

Abstract

Abstrak   Pola asuh orang tua sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian dan sosialisasi semua usia, termasuk remaja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan sosialisasi remaja di SMA Negeri 15 Medan. Penelitian deskriptif korelatif ini menggunakan teknik simple random sampling dengan besar sampel 90 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang mencangkup data demografi, pola asuh orang tua, dan perkembangan sosialisasi remaja. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 8 Mei 2012. Hasil analisa menunjukkan bahwa 74 responden (82,22%) memiliki tipe pola asuh demokratis, dan 79 responden memiliki pola asuh yang baik (87,78%). Analisa statistik bivariat diperoleh bahwa terdapat hubungan yabg signifikan antara dua pola asuh, yaitu tipe pola asuh otoriter dengan perkembangan sosialisasi remaja (p value = 0,032) dan pola asuh demokratis dengan perkembangan sosialisasi remaja (p value = 0,000). Sedangkan untuk pola asuh permisif, didapat bahwa tidak terdapat hubungan antara pola asuh permisif dengan perkembangan sosialisasi remaja (p value = 0,242). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber data bagi peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian yang terkait dengan hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosialisasi remaja. Sebagai rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, peneliti berikutnya dapat meneliti tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan sosialisasi remaja.   Kata Kunci : Pola Asuh, Sosialisasi, Remaja
POLA ASUH KELUARGA DAN TIPE KEPRIBADIAN REMAJA DI SMPN 7 MEDAN susi yanti
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.312 KB)

Abstract

Abstrak Pada usia remaja, kehadiran orang tua sangat penting untuk mengarahkan perilaku remaja agar terbentuk kepribadian yang baik. Karena pada usia ini merupakan periode perubahan dan pencarian identitas yang terkadang sering menimbulkan masalah. Penelitian ini didasarkan pada teori pola asuh orang tua dari Baumrind yang mengasumsikan bahwa ada 3 tipe pola asuh orang tua yaitu demokrasi, otoriter, dan permisif. Teori kepribadian yang digunakan didasarkan pada teori Hippocrates-Galenus yang kemudian dikembangkan oleh Florence Littauer dalam bukunya yang berjudul Personality Plus. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh keluarga dengan tipe kepribadian remaja dengan sampel 87 siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Medan. Subjek dipilih dengan menggunakan metode accidental sampling. Data penelitian diolah dengan menggunakan analisa chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pola asuh keluarga dengan tipe kepribadian remaja di SMP Negeri 7 Medan dengan nilai signifikasi 0,332.   Kata Kunci : Pola Asuh Keluarga, Tipe Kepribadian, Remaja
MEKANISME KOPING PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK DOWN SYNDROME DI SDLB NEGERI 107708 LUBUK PAKAM KABUPATEN DELI SERDANG dewi permata suri
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.274 KB)

Abstract

Abstrak Terdapat lebih dari 300 ribu anak down syndrome di Indonesia. hal ini menjadi perhatian terutama orang tua dalam pengasuhan anak down syndrome banyak menghadapai kendala dan masalah yang terjadi, dalam hal ini penting untuk dibahas terutama mekanisme koping orang tua yang memiliki anak down syndrome. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi mekanisme koping pada orang tua yang memiliki anak down syndrome di SDLB NEGERI 107708 Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriktif dengan 63 responden yang memiliki anak down syndrome. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa mekanisme koping yang dimiliki oleh orangtua 98,4% adalah koping adaptif dan 1,6 % memiliki koping maladaptif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa hampir seluruh responden memilki koping yang baik yaitu koping adaptif. Hasil penelitian diharapkan dapat menambah pengetahuan terkait mekanisme koping yang dimilki orang tua anak berkebutuhan khusus terutama anak down syndrome dan dapat dijadikan sumber data untuk penelitian selanjutnya terkait mekanisme koping juga  perawat komunitas di daerah Lubuk pakam untuk mengkaji meaknisme koping  maladaptif yang dimilki oleh orang tua dalam menghadapi anak down syndrome..   Kata kunci: Mekanisme koping, down syndrome

Page 1 of 3 | Total Record : 30