JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013

ANALISIS SKALA USAHA MINIMUM UNTUK PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA (Studi Kasus: Desa Meranti Omas, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara)

Putri Handayani Sirait (Alumni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU)
Diana Chalil (Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU)
Tavi Supriana (Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2014

Abstract

ABSTRAK Sejak tahun 2010, usaha perkebunan sawit rakyat berkembang pesat hampir mencapai 40% dari total luas perkebunan sawit Indonesia.  Namun secara individu umumnya perkebunan rakyat masih banyak yang luasnya kurang dari 2 ha.Diduga luas tersebut belum mencapai skala minimum yang diperlukan dalam usaha perkebunan sawit.  Penelitian ini dilakukan untuk menguji dugaan tersebut. Data yang digunakan adalah data dari 43 petani sampel  yang ditetapkan dengan  metode Stratified Sampling dan diuji dengan metodeuji beda rata-rata Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat  perbedaan biaya rata-rata  pada berbagai strata skala usaha, dengan nilai terendah pada  skala usaha 2-4 ha.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa luas perkebunan 2-4 ha adalah skala usaha minimum untuk perkebunan sawit rakyat di Labuhan Batu Utara. Kata Kunci:         perkebunan sawit rakyat, skala usaha minimum, biaya rata-rata.

Copyrights © 2013