JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013

PERANAN TENAGA KERJA WANITA DALAM INDUSTRI SAPU IJUK DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (Kasus: Desa Medan Sinembah Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang)

Ririn Marissa (Alumni Fakultas Pertanian USU)
Lily Fauzia (Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU)
M. Jufri (Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2014

Abstract

ABSTRAK Industri sapu ijuk merupakan salah satu industri yang banyak menggunakan tenaga kerja wanita. Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan tenaga kerja wanita dalam industri tersebut, persentase kontribusi tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga, pengaruh karakteristik (umur, tingkat pendidikan, pengalaman bekerja, jumlah produksi, harga sapu) terhadap pendapatan tenaga kerja wanita dengan menggunakan data dari 30 sampel. Hasil pada Tabel 4 menunjukkan bahwa peranan tenaga kerja wanita dalam kegiatan industri sapu ijuk adalah membersihkan ijuk, memasang segitiga atau kipas,mengikat ijuk terhadap tangkai, menjalin ijuk terhadap tangkai maupun segitiga, menyisir dan meratakan ijuk. Pekerjaan tersebut merupakan usaha sampingan bagi pendapatan keluarga. Hal tersebut dapat dilihat  dari  persentase kontribusi tenaga kerja wanita terhadap total pendapatan keluarga yang relatif kecil yaitu sebesar 37,33 %. Faktor yang mempengaruhi besarnya pendapatan tenaga kerja wanita adalah jumlah produksi dan harga sapu.   Kata kunci : Peranan Wanita, Kontribusi Pendapatan, Karakteristik Sosial Ekonomi

Copyrights © 2013