ABSTRAK Pengembangan kebun kelapa sawit memiliki prospek sangat baik, sehingga peluang bisnis untuk proyek pengembangan pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) sangatlah menjanjikan. Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu wilayah di Provinsi NAD yang membutuhkan pembangunan PMKS karena memiliki potensi baik dari sisi perluasan lahan maupun perbaikan produktivitas perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menganalisis kelayakan investasi pembangunan PMKS yang dibutuhkan untuk mengolah TBS di daerah penelitian, (2) menganalisis sensitivitas investasi pembangunan PMKS terhadap biaya produksi dan harga penjualan, (3) menganalisis kelayakan investasi dilihat dari aspek teknis, sosial, intitusional, finansial dan pasar. Lokasi penelitian ditetapkan secara purposive (sengaja). Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode analisis data adalah kualitatif dan kuantitatif berupa analisis kelayakan secara finansial dan non finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Investasi pembangunan PMKS yang dibutuhkan pada saat ini adalah pembangunan PMKS kapasitas 30 ton TBS/jam dan secara finansial layak untuk dilaksanakan, (2) hasil analisis sensitivitas pada indikator kenaikan biaya produksi sebesar 20 % masih layak dilaksanakan dan berdasarkan indikator penurunan harga produksi sebesar 20% pada skenario I masih layak dilaksanakan namun (payback period) lebih lama. Sementara pada skenario II tidak layak untuk dilaksanakan, dan (3) hasil analisis aspek teknis, aspek pasar, aspek organisasi manajemen dan aspek sosial terhadap pembangunan PMKS kapasitas 30 ton TBS/jam layak untuk dilaksanakan. Kata kunci : Analisis, Kelayakan Investasi, Pembangunan, Pabrik Minyak Kelapa Sawit
Copyrights © 2014