JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018

ANALISIS USAHATANI BAWANG MERAH LAHAN SEMPIT DIBANDINGKAN DENGAN LAHAN LUAS (Studi Kasus : Desa Ujung Saribu, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun)

Asmui Gabriel Cibro (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara)
Meneth Ginting (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara)
Sinar Indra Kesuma (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
10 May 2018

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada tahun 2017 yang bertujuan untuk menganalisisperkembangan produktivitas bawang merah di Simalungun, menganalisisperbedaan karakteristik petani usahatani bawang merah lahan sempit dan luas,menganalisis perbandingan pengaruh biaya input (bibit, pupuk, pestisida, dantenaga kerja) terhadap penerimaan usahatani bawang merah lahan sempit dan luas,menganalisis perbandingan pendapatan dan kelayakan usahatani bawang merahpada lahan sempit dan luas di Desa Ujung Saribu. Penentuan daerah penelitiandilakukan secara purposive yaitu daerah dipilih secara sengaja karena Desa UjungSaribu merupakan salah satu desa yang sudah lama membudidayakan bawangmerah. Penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan teoriBailey. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji U ManWhitney, regresi, analisis pendapatan dan analisis kelayakan (BEP, R/C, danB/C). Hasil penelitian menunjukkan produktivitas bawang merah di Simalungunmengalami fluktuasi; terdapat perbedaan karakteristik pada pengalaman bertani;penerimaan usahatani bawang merah lahan sempit  dipengaruhi oleh biaya inputsebesar 96 % dan lahan luas sebesar 95 %; pendapatan usahatani bawang merahper hektar pada lahan luas lebih besar dibandingkan lahan sempit; usahatanibawang merah secara ekonomi layak untuk diusahakan. Kata Kunci : Karakteristik Petani, Perbandingan Input, PerbandinganPendapatan

Copyrights © 2018