Meneth Ginting
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS USAHATANI BAWANG MERAH LAHAN SEMPIT DIBANDINGKAN DENGAN LAHAN LUAS (Studi Kasus : Desa Ujung Saribu, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun) Asmui Gabriel Cibro; Meneth Ginting; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.499 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada tahun 2017 yang bertujuan untuk menganalisisperkembangan produktivitas bawang merah di Simalungun, menganalisisperbedaan karakteristik petani usahatani bawang merah lahan sempit dan luas,menganalisis perbandingan pengaruh biaya input (bibit, pupuk, pestisida, dantenaga kerja) terhadap penerimaan usahatani bawang merah lahan sempit dan luas,menganalisis perbandingan pendapatan dan kelayakan usahatani bawang merahpada lahan sempit dan luas di Desa Ujung Saribu. Penentuan daerah penelitiandilakukan secara purposive yaitu daerah dipilih secara sengaja karena Desa UjungSaribu merupakan salah satu desa yang sudah lama membudidayakan bawangmerah. Penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan teoriBailey. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji U ManWhitney, regresi, analisis pendapatan dan analisis kelayakan (BEP, R/C, danB/C). Hasil penelitian menunjukkan produktivitas bawang merah di Simalungunmengalami fluktuasi; terdapat perbedaan karakteristik pada pengalaman bertani;penerimaan usahatani bawang merah lahan sempit  dipengaruhi oleh biaya inputsebesar 96 % dan lahan luas sebesar 95 %; pendapatan usahatani bawang merahper hektar pada lahan luas lebih besar dibandingkan lahan sempit; usahatanibawang merah secara ekonomi layak untuk diusahakan. Kata Kunci : Karakteristik Petani, Perbandingan Input, PerbandinganPendapatan
HUBUNGAN DAN PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI DAN INPUT TERHADAP PENDAPATAN PETANI KUBIS BUNGA (Brassica oleracea L. var.botrytis L.) DAN WORTEL (Daucus carota L.) (Studi Kasus: Desa Rumah Berastagi Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo) Tuppal S T S Rajagukguk; Meneth Ginting; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.957 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tanaman kubis bungadan tanaman wortel selama 5 tahun, melihat hubungan, pengaruh karakteristik sosialekonomi petani dan input dengan pendapatan petani untuk masing-masing tanaman kubisdan wortel, melihat perbedaan perkembangan tanaman kubis bunga dan wortel selama 5tahun, perbedaan hasil hubungan dan hasil pengaruh karakteristik sosial ekonomi petanidan input untuk masing-masing tanaman kubis bunga dan wortel, dan melihat masalahpetani dalam berusaha tani kubis bunga dan wortel di daerah penelitian. Daerah penelitian ditetapkan secara purposive dan sampel ditentukan denganmenggunakan metode simple random sampling. Metode pengumpulan data terdiri daridata primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan yaitu secaradeskriptif, analisis korelasi Pearson dan analisis regresi linear berganda menggunakan alatbantu SPSS. Dari hasil penelitian diperoleh produktivitas tanaman kubis bunga dari tahun2011-2015 mengalami peningkatan sebesar 13.984% dan tanaman wortel sebesar 22%;terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan, pengalaman bertani danluas lahan dengan pendapatan petani kubis bunga dan terdapat hubungan yang signifikanantara tingkat pendidikan dan luas lahan dengan pendapatan petani wortel; terdapathubungan yang signifikan antara luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerjadengan pendapatan petani pada petani kubis bunga dan wortel; secara serempak seluruhvariabel karakteristik sosial ekonomi yang diteliti berpengaruh secara signifikan terhadappendapatan petani dan secara parsial, luas lahan (x5) berpengaruh secara signifikanterhadap pendapatan petani kubis bunga dan wortel; secara serempak seluruh variabel input yang diteliti berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani dan secarapartial, luas lahan  (x1) dan pestisida (x4) berpengaruh secara signifikan terhadappendapatan petani kubis bunga serta secara partial, luas lahan (x1) dan tenaga kerja (x5)berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani wortel; perkembanganproduktivitas tanaman wortel lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman kubis bungaselama 5 tahun (2011-2015) yaitu 8.016%; tidak terdapat perbedaan antara hasil darihubungan karakteristik sosial ekonomi petani kubis bunga dengan pendapatan petanikubis bunga dibandingkan dengan hasil dari hubungan karakteristik social ekonomipetani wortel dengan pendapatan petani wortel; tidak terdapat perbedaan antara hasildarip engaruh input produksi petani kubis bunga dengan pendapatan petani kubis bungadibandingkan dengan hasil dari pengaruh input produksi petani wortel dengan pendapatan petani wortel; masalah yang dihadapi petani dalam berusahatani kubis bunga dan wortelyaitu masalah eksternal seperti masalah kepemilikan lahan, dan erupsi gunung sinabung.Kata Kunci: Karakteristik Sosial Ekonomi Petani, Pendapatan, Input Produksi