JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018

ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI JAMBU AIR KESUMA MERAH (Syzygium Aqueum) DI DESA PAYAROBA KECAMATAN BINJAI BARAT

Indah Fatma Devi (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara)
Kellin Tarigan (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara)
Salmiah Salmiah (Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2018

Abstract

Tujuan  Penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  proporsi  biaya  pada  input usahatani jambu air kesuma merah di daerah penelitian, menganalisis kelayakan usahatani jambu air kesuma merah di daerah penelitian dan untuk menganalisis pengaruh luas lahan dan pemakaian saprodi (jumlah bibit, jumlah pupuk, jumlah pestisida, dan jumlah tenaga kerja) di Desa Payaroba Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menganalisis kelayakan menggunakan perhitungan R/C  ratio dan BEP (Break   Even   Point)   dan   metode   analisis   regresi   linier   sederhana   yang menggunakan alat bantu SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi biaya input terbesar pada usahatani jambu air kesuma merah di daerah penelitian adalah biaya tenaga kerja yaitu sebesar 34,68% per petani dan 37,06% per hektar. Usahatani jambu air kesuma merah layak diusahakan di daerah penelitian dimana diperoleh R/C ratio > 1 yaitu 2,23 dan BEP Produksi < Total produksi  yaitu 297 < 690,  serta BEP Harga < harga jual yaitu Rp. 11.974 < Rp. 25.000. Faktor luas lahan tidak berpengaruh nyata terhadap BEP Produksi di daerah penelitian, sedangkan pemakaian saprodi (jumlah bibit, jumlah pupuk, jumlah pestisida dan jumlah tenaga kerja) berpengaruh nyata secara parsial terhadap BEP Produksi di daerah penelitian.   Kata Kunci: Usahatani Jambu Air Kesuma Merah, Kelayakan Usahatani

Copyrights © 2018