Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ketersediaan input usahatani jagung dan padi sawah, mengetahui adakah perbedaan pendapatan pendapatan usahatani jagung dan padi sawah, mengetahui adakah perbedaan kelayakan usahatani jagung dan padi sawah. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 sampel terdiri dari 50 petani jagung dan 37 petani padi sawah. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, analisis biaya, penerimaan, pendapatan dan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan untuk ketersediaan bibit dan pestisida selalu tersedia sedangkan pupuk tidak selalu tersedia. Terdapat perbedaan pendapatan antara usahatni jagung dan padi sawah. Terdapat perbedaan kelayakan antara usahatani jagung dan padi sawah. Kata kunci: Usahatani Jagung, Ketersediaan Input Produksi, Usahatani Padi Sawah, Komparasi Kelayakan.
Copyrights © 2019