Gelandangan dan Pengemis merupakan orang-orang yang terasing dari kehidupan ekonomi, sosial dan politik kota. Keberadaan mereka dianggap sebagai sumber persoalan kota. Faktor seperti kemiskinan, rendahnya pendidikan, terbatasnya pengetahuan/ keterampilan, terbatasnya fisik/kesehatan, pengaruh pola pikir/ budaya masyarakat, urbanisasi, terbatasnya/ ketiadaan lapangan pekerjaan dan sebagiannya yang akhirnya banyak diantara anggota masyarakat demi mempertahankan hidupnya tinggal secara menggelandang. Untuk mencegah kenaikan jumlah angka gelandangan dan pengemis di Kota Semarang perlu di upayakan usaha penanggulangan gelandangan dan pengemis di Kota Semarang tanpa mengesampingkan hak-hak sipil para gelandangan dan pengemis.
Copyrights © 2016