Saat ini banyak dibutuhkan sistem pendingingan yang memiliki temperatur rendah dan kapasitas yang besar. Maka dari itu digunakanlah sistem refrigerasi cascade yang disusun atas dua stage yaitu high stage dan low stage. Alat pengujian sistem refrigerasi cascade ini menggunakan refrigerant R-22 di high stage dan R-404A di low stage yang dihubungkan dengan heat exchanger tipe konsentrik untuk memindahkan kalor dari kondensor low stage menuju evaporator high stage. Dalam melakukan pengujian diberikan beban pendinginan sebanyak sepuluh variasi heater. Dengan variasi beban mulai dari tanpa pemberian beban sampai beban heater sebesar 203,72watt. Sehingga setelah melakukan penelitian ini didapatkan hasil yang optimum pada pembebanan 203,72watt berupa COPcascade 1,06213, εeffectiveness 0,78313, temperatur evaporator minimum -26,9 °C. Dan dari hasil ini menunjukkan desain heat exchanger tipe konsentrik sangat menentukan dalam perpindahan panas, sehingga performa dari sistem refrigerasi cascade sangat ditentukan oleh tingkat perpindahan kalor pada heat exchanger yang diketahui melalui nilai εeffectiveness dan NTU.
Copyrights © 2013