Jurnal Teknik ITS
Vol 7, No 1 (2018)

Analisis Pengaruh Tekanan Fluida Pemanas pada LPH Terhadap Efisiensi dan Daya PLTU 1x660 MW dengan Simulasi Cycle Tempo

Muhammad Ismail Bagus Setyawan (Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Prabowo Prabowo (Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
29 Mar 2018

Abstract

Salah satu upaya peningkatan siklus Rankine adalah penggunaan closed feedwater heater. Fokus penelitian ini adalah LPH (low pressure heater) milik PLTU 1x660 MW. Pembangkit ini memiliki 4 buah LPH yang fluida pemanasnya diambil dari ekstraksi LP (low pressure) turbine. Penelitian menggunakan variasi tekanan fluida pemanas LPH. Nilai tekanan yang digunakan adalah rasio perbandingan tekanan fluida pemanas LPH terhadap tekanan fluida masuk LP turbine. Penelitian menganalisis ke empat LPH secara individual, yaitu ketika satu LPH diubah tekanan fluida pemanasnya, tekanan fluida pemanas LPH yang lain tidak berubah dari keadaan existing. Analisis yang dilaksanakan dibantu oleh perangkat lunak Cycle Tempo versi 5.1 yang dikembangkan oleh Asimptote, sebuah perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang industri pembangkit. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa pada setiap LPH terdapat rasio optimum tekanan fluida pemanas terhadap tekanan fluida masuk LP turbine. Rasio optimum tekanan fluida pemanas LPH #5 dan LPH #8 terhadap tekanan fluida masuk LP turbine berada pada keadaan existing, yaitu 0,41 dengan tekanan kerja fluida pemanas sebesar 3,88 bar, dan 0,027 dengan tekanan kerja fluida pemanas sebesar 0,259 bar secara berurutan. sedangkan rasio optimum tekanan fluida pemanas LPH #6 dan LPH #7 terhadap tekanan fluida masuk LP turbine secara berurutan berada pada rasio 0,2 dengan tekanan kerja fluida pemanas sebesar 1,89 bar, dan 0,07 dengan tekanan kerja fluida pemanas sebesar 0,7 bar. Penelitian juga menunjukkan bahwa tekanan fluida pemanas LPH #6 cenderung dominan dibanding LPH yang lain di dalam pengaruh perubahan performa pembangkit. Dalam analisis pada saat tekanan fluida pemanas LPH #6 berada pada tekanan kerja 1,89 bar dengan rasio sebesar 0,2 dan LPH yang berada pada kondisi existing, daya yang dihasilkan adalah 660,378 MW dan efisiensi pembangkit yang dihasilkan adalah 40,028%. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa data desain PLTU 1x660 MW sudah optimum dengan daya total 660,289 MW dan efisiensi pembangkit sebesar 40,022%.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...