Jurnal Teknik ITS
Vol 8, No 2 (2019)

Arahan Pengembangan Kawasan Agropolitan Berdasarkan Komoditas Unggulan Prioritas Tanaman Pangan Kabupaten Bojonegoro

Chichik Ilmi Annisa (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Eko Budi Santoso (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2020

Abstract

Penerapan Konsep Agropolitan telah mulai dilakukan di Kabupaten Bojonegoro sejak tahun 2008 sebagai Pengembangan Kawasan Agropolitan. Pada masing-masing kecamatan telah memiliki potensi awal komoditas unggulan tanaman pangan untuk dikembangkan namun belum ditentukannya komoditas unggulan prioritas mengakibatkan belum optimalnya hasil pertanian sehingga belum maksimalnya peningkatan ekonomi yang diperoleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan pengembangan kawasan Agropolitan berdasarkan komoditas unggulan prioritas tanaman pangan di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan empat teknik analisis, yaitu Location Quotient (LQ), Shift Share Analysis (SSA) dan Tipologi Klassen yang digunakan untuk menentukan komoditas unggulan prioritas tanaman pangan. Selanjutnya Analisis Delphi digunakan untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengembangan kawasan agropolitan, analisis Analytical Hierarchy Process (ANP) untuk mengetahui prioritas arahan pengembangan kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan prioritas tanaman pangan. Hasil dari penelitian ini adalah komoditas unggulan prioritas tanaman pangan di Kabupaten Bojonegoro yaitu Padi dan Kedelai. Hasil analisis delphi menghasilkan 18 faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan kawasan agropolitan. Hasil analisis Analytical Network Process untuk mengetahui arahan prioritas pengembangan kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan prioritas tanaman pangan padi dan kedelai, dari hasil analisis Analytical Network Process di hasilkan bahwa variabel prioritas pengembangan komoditas tanaman pangan padi adalah variabel Penyediaan air baku (0.237), Sarana industri pengolahan hasil pertanian (0.096), Sarana produksi pertanian (0.095), jalan antar desa-kota (0.085), dan Jembatan (0.0794) dan variabel prioritas pengembangan komoditas tanaman pangan kedelai adalah Sarana Industri Pengolahan Hasil Pertanian (0.237), Sarana Produksi Pertanian (0.096), Penguasaan Teknologi. (0.095), Pasar (0.076), dan Penjemuran hasil pertanian (0.067).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...