Mahasiswa memiliki peran besar dalam pembentukan nasionalisme bangsa Indonesia yang lahir atas dasar kesadaran bersama melawan kolonialisme. Sebagian masyarakat memandang bahwa nasionalisme mahasiswa telah pudar meskipun tanpa didukung kajian ilmiah. Tujuan penelitian adalah memahami makna dan faktor-faktor yang mempengaruhi nasionalisme pada presiden mahasiswa.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, catatan lapangan dan dokumen. Subjek penelitian berjumlah empat orang yang diperoleh dari teknik pemilihan purposif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa presiden mahasiswa memaknai nasionalisme sebagai perasaan bangga dan cinta terhadap bangsa yang diwujudkan melalui tindakan. Presiden mahasiswa menilai bahwa nasionalisme penting dan relevan untuk diterapkan pada masa sekarang. Nasionalisme berfungsi sebagai identitas sosial. Presiden mahasiswa merasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Rasa bangga diwujudkan dengan melakukan autokritik atas kondisi bangsa Indonesia, menggunakan bahasa Indonesia, memakai produk lokal, mengedukasi mahasiswa dan masyarakat, menolak kerjasama asing, mengawal pemilihan umum, mengawal kasus korupsi, serta mempersiapkan diri untuk berkontribusi di masa yang akan datang. Faktor yang mempengaruhi nasionalisme presiden mahasiswa ialah orang yang dianggap penting, organisasi, media massa, pendidikan, agama, dan pengalaman berkesan.
Copyrights © 2014