Jurnal Teknik ITS
Vol 7, No 2 (2018)

Studi Pengaruh Pemanasan Awal pada Pengelasan Ulang Baja ASTM A36 akibat Reparasi terhadap Sifat Mekanis menggunakan Proses Las FCAW

Bimantara Haryudanto Pangaribowo (Departemen Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Wing Hendroprasetyo Akbar Putra (Departemen Teknik Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
17 Dec 2018

Abstract

Dalam industri perkapalan, sering terjadi kesalahan dalam proses pengelasan sehingga perlu dilakukan replating. Pemanasan awal (preheat) merupakan metode perlakuan panas yang dilakukan dalam proses pengelasan dengan tujuan memperlambat laju pendinginan pada logam las dan logam dasar sehingga menghasilkan struktur logam yang lebih ulet. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dilakukannya pemanasan awal pada pengelasan ulang dan sifat mekanis pada logam las akibat pengelasan ulang. Dalam penelitian ini dilakukan pengelasan ulang sebanyak tiga kali dengan perlakuan pemanasan awal. Suhu pemanasan awal maksimum sebesar 200ºC dan suhu interpass maksimum sebesar 200ºC. Proses pengelasan yang digunakan untuk pengelasan baja karbon ASTM A36 adalah flux cored arc welding (FCAW). Selanjutnya dilakukan pengujian yang mencakup: uji tarik, uji kekerasan, uji impact, dan uji metalografi. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa nilai kuat tarik tertinggi sebesar 607.33 N/mm² pada material dengan satu kali pengelasan (no rework) dan nilai kuat tarik terendah sebesar 550.88 N/mm² pada material dengan empat kali pengelasan (3 x rework). Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada daerah weld metal dengan material dengan satu kali pengelasan (no rework) sebesar 182.4 HV dan nilai kekerasan terendah terdapat pada daerah base metal dengan material dengan empat kali pengelasan (3 x rework) sebesar 138.8 HV. Hasil pengujian impact pada weld metal diketahui bahwa energi absorb semakin besar, dengan nilai energi absorb terendah pada material dengan satu kali pengelasan (no rework) sebesar 132 Joule dan nilai energi absorb tertinggi pada material dengan empat kali pengelasan  (3 x rework) sebesar 139 Joule. Dari hasil uji metalografi dapat diamati bahwa butiran pearlite dan ferrite terbentuk semakin besar dan rapat karena terdapat pengaruh panas akibat dilakukan pengelasan ulang dan proses pemanasan awal (Preheat), dimana semakin besar ukuran butir maka akan semakin kecil angka kekerasan pada sebuah material.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...