Jurnal Teknik ITS
Vol 7, No 2 (2018)

Perbandingan Biaya Material Dengan Memodifikasi Struktur Bangunan Menggunakan Beton Ringan Pada Proyek Gedung Asrama Berlantai 5 LPMP Sumatera Barat

Kharista Hadya Nata Putra (Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Tri Joko Wahyu Adi (Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember)



Article Info

Publish Date
17 Dec 2018

Abstract

Material inovatif adalah material material konstruksi yang dapat dijadikan pilihan atau pertimbangan lain dalam penggunaanya pada konstruksi dan telah memenuhi fungsi dari penggunaanya pada konstruksi. Dampak dari penggunaan material-material yang inovatif adalah metode pelaksanaan lebih mudah, beban yang diterima struktur dari material bangunan juga lebih ringan, waktu pelaksanaan dan beberapa kelebihan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya material pada modifikasi struktur bangunan yang menggunakan material yang inovatif yang ringan yaitu pelat lantai pracetak ringan dan bata ringan dengan struktur eksisting bangunan yang menggunakan pelat lantai beton biasa dan bata merah. Dengan modifikasi struktur diharapkan dimensi struktur akan berubah jika menggunakan material yang inovatif dan membandingkan perubahannya terhadap biaya material terpasang. Ada 3 skenario perbandingan  yang dilakukan pada penelitian ini, skenario pertama adalah struktur eksisting  yaitu struktur yang  pelat lantai dan dindingnya sama dengan bangunan aslinya yaitu pelat lantai konvensional dan dinding bata merah, skenario kedua adalah struktur modifikasi 1 yaitu struktur bangunan dengan penggantian pelat lantai konvensional dengan pelat lantai pracetak ringan dari beton aerasi dan dinding tetap menggunakan bata merah, dan scenario  ketiga adalah struktur modifikasi 2 yaitu struktur bangunan dengan penggantian pelat lantai konvensional dengan pelat lantai pracetak ringan dari beton aerasi dan dinding bata merah dengan dinding bata ringan dari beton aerasi. Pada penelitian ini, proyek yang digunakan sebagai studi kasus adalah proyek Gedung Asrama Berlantai 5 LPMP Sumatera Barat. Lokasi proyek berada di kawasan kampus Universitas Negeri Padang, kota Padang. Dari hasil analisa yang telah dilakukan penurunan biaya antara struktur eksisting dengan struktur modifikasi 1, adalah sebesar 12.70 % yaitu Rp 925,923,369.61  dan penurunan biaya antara struktur eksisting dengan struktur modifikasi 2 adalah sebesar 18.36 % yaitu Rp 1,338,149,665.30. Alternatif penggunaan pelat lantai pracetak ringan dan bata ringan sangat mempengaruhi struktur terutama pada beban yang diterima struktur yang secara langsung mempengaruhi volume sebuah struktur dan dapat direkomendasikan saat perencanaan sebuah gedung.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...