JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI
Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013

PENENTUAN JENIS SOLVEN DAN PH OPTIMUM PADA ANALISIS SENYAWA DELPHINIDIN DALAM KELOPAK BUNGA ROSELA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Monica Setiono H. (Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jln. Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang, 50239, Telp/Fax: (024)7460058)
Avriliana Dewi A. (Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jln. Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang, 50239, Telp/Fax: (024)7460058)
Andri Cahyo Kumoro (Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jln. Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang, 50239, Telp/Fax: (024)7460058)



Article Info

Publish Date
17 Apr 2013

Abstract

Rosela merupakan tanaman yang telah diketahui banyak mengandung senyawa antosianin sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa penting dalam menjaga kesehatan tubuh karena berfungsi sebagai penangkap radikal bebas yang banyak terbentuk dalam tubuh.  Antosianin pada kelopak bunga rosela berada dalam bentuk glukosida yang salah satunya adalah senyawa delphinidin. Kandungan senyawa delphinidin yang terkandung dalam kelopak bunga rosela dapat dianalisis kadarnya menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Prinsip dasar Spektrofotometri UV-Vis adalah analisis yang didasarkan pada pengukuran serapan  sinar monokromatis oleh suatu laju larutan berwarna pada panjang gelombang spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau kisi difraksi dengan detektor fototube. Kelarutan dari delphinidin antara lain larut dalam akuades, metanol dan etanol pada berbagai suhu berkisar antara (298 sampai 343) K di bawah tekanan atmosfer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis solven yang paling sesuai sebagai pelarut delphinidin dan pH yang paling optimum. Pada penelitian ini digunakan variabel tetap yaitu bunga rosela dan suhu percobaan : 30oC. Sedangkan variabel berubahnya yaitu jenis solven (akuades, metanol, dan etanol) serta pH dengan variasi pH 4; 4,5; 5; 5,5; 6. Hasil percobaan, menunjukkan bahwa metanol merupakan solven yang paling sesuai untuk melarutkan senyawa delphinidin, sedangkan pH yang paling optimum untuk analisis senyawa delphinidin dengan metode Spektrofotometri UV-Vis adalah 4,5.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jtki

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Engineering Industrial & Manufacturing Engineering

Description

JURNAL TEKNOLOGI KIMIA DAN INDUSTRI adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro untuk mempublikasikan karya ilmiah - karya ilmiah mahasiswa Program S1 Teknik Kimia ...