Dalam proses belajar mengajar adanya praktikum sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Pada mata kuliah instrumentasi kendali, praktek mengenai pengaturan level tidak ada sehingga mahasiswa tidak dapat memahami sistem kontrol tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dalam tugas ahir ini penulis mencoba untuk membuat trainer sistem kontrol level Air. Trainer tersebut dibuat dengan metode rancang bangun.Dalam merancang trainer tersebut yang harus dilakukan yaitu 1. Mendisain sistem trainer kontrol level air 2. Menentukan dimensi dan spesifikasi komponen-komponen trainer kontrol level air yang meliputi, dimensi tandon. Spesifikasi pompa, dimensi reservoir. Selanjutnyan melakukan proses fabrikasi dan asembling untuk disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Hasil uji siem kontrol level air dengan ketentuan Q in>Q out debit masuk lebih besar dari pada debit keluaran secara manual menunjukan hasil bahwa pada saat air mencapai level atas ukuran maka pompa bisa dihentikan sesaat secara manual . dan begitu juga apabila Qout > Qin atau debit keluaran lebih besar debit masukan secara manual menunjukan hasil bahwa pada saat air mencapai level bawah yakni kekeringan maka pompa biasa dinyalakan secara manual. Dari uji diatas alat ini sudah layak sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah instrumen kendali dan mekatronika di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya.
Copyrights © 2013