Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin cepat berkembang semakin, khusunya pada alat penukar kalor. Dalam perkembangan heat exchanger mengalami tranformasi bentuk yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sesuai fungsi kerjanya, Didalam dunia industri peran dari heat exchanger sangat penting, namun di dunia pendidikan media pembelajaran sangat kurang memadai khususnya pada bidang alat penukar kalor karena keterbatasan sarana prasarana. Padahal penggunaan media kegiatan praktek sangat berpotensi untuk membantu proses belajar mengajar serta meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Di samping itu pentingnya sistem instrumentasi yang mendukung berkerjanya alat penukar panas yang akan mengukur suhu di setiap bagian Shell dan tube. Dalam Perencanaa sistem instrumentasi Rancang bangun Heat Exchanger Tipe Shell and tube, langkah awal di lakukan menentukan tahap pembuatan alat, sehingga dapat mengetahui kinerja sistem instrumentasi yang bekerja pada alat, sampai di dapat propertis dari pengujian diantaranya mengetahui suhu keluar dan masuk fluida dingin pada sisi shell , dan mengetahui suhu masuk dan keluar suhu panas pada sisi tube dan performa dari alat. Hasil pengujian yang di lakukan mengetahui suhu masuk pada fluida panas sisi tube sebesar Th.in 80 0C dengan suhu keluar fluida panas Th,out 61,3 0C , suhu sisi shell fluida dingin Tc,in 30 0C , dan suhu keluar pada fluida dingin Tc,out 42.6 0C, berdasar uij performa heat exchanger memiliki perpindahan kalor 5105,30 Watt mendapatkan effectiveness 0.37,4 . Kata kunci : Instrumentasi, shell and tube, trainer.
Copyrights © 2017