Korosi adalah proses perusakan, penyusutan atau pengikisan terhadap suatu material (terutama logam) yang disebabkan karena adanya reaksi dengan lingkungannya. Objek penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah laju korosi pada baja ST60 dengan mengukur kembali berat benda uji setelah dilakukan perendaman dalam media air laut yakni air laut Surabaya, Gresik, dan Lamongan dan dalam variasi waktu 4, 5, dan 6 minggu serta suhu 30?C, 50?C, dan 70?C. Kekurangan berat dari pada berat awal merupakan nilai kehilangan berat. Kekurangan berat dimasukkan kedalam rumus untuk mendapatkan laju korosi. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa temperatur dan waktu paling berpengaruh pada laju korosi pada temperatur aging 70°C pada waktu aging 4 minggu, adalah air laut surabaya 0,00401766 ipm, air laut gresik 0,004409667 ipm, dan pada air laut lamongan 0,005267167 ipm. Dan pengaruh konsentrasi air laut di tempat yang berbeda terhadap laju korosi paling tinggi adalah air laut Lamongan dengan 0,005267167 ipm. Kata Kunci: Temperatur aging, Waktu aging, dan Laju korosi.
Copyrights © 2016