Farmaka
Vol 16, No 1 (2018): Farmaka (Juni)

FITOSOM SEBAGAI SISTEM PENGHANTAR OBAT TRANSDERMAL : Formulasi Baru Obat Herbal untuk Perkembangan Farmasetika di Indonesia

AKBAR ROZAAQ MUGNI (Universitas Padjadjaran, 260112170016)
Aliya Nur Hasanah (Universitas Padjadjaran, 0012027906/19790212 200604 2001)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2018

Abstract

Indonesia memiliki tiga perempat spesies tanaman di bumi sehingga menjadi mega-center keanekaragaman hayati dunia. Keragaman budaya, suku dan etnis yang  memiliki warisan pengetahuan masing-masing dibidang pengobatan membuat Indonesia berpotensi menguasai pengembangan obat herbal. Namun, hal tersebut dibatasi oleh kurangnya pemanfaatan sumber daya alam serta penerimaan praktisi kesehatan terhadap pengobatan herbal. Disisi lain, perkembangan industri kefarmasian Indonesia mengalami masalah terkait bahan baku obat. Terobosan terkait pemanfaatan sumber daya alam sebagai bahan baku obat herbal dengan formulasi yang lebih mutakhir diperlukan untuk mengatasi dilemma tersebut. Peluang tersebut didapat melalui aplikasi fitosom sebagai sistem penghantar obat transdermal yang baru dikembangkan dunia kefarmasian. Dalam review artikel ini akan dibahas berbagai aspek dan aplikasi dari fitosom pada formulasi sediaan obat herbal transdermal serta peluang Indonesia dalam mengembangkan teknologi tersebut sebagai inovasi pengembangan farmasetika di Indonesia.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...