Farmaka
Vol 15, No 2 (2017): Suplemen

Potensi Aktivitas Antimalaria Berbagai Tumbuhan terhadap Plasmodium falciparum

ARIFA HAMIDA (Universitas Padjadjaran)
Ami Tjitraresmi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2017

Abstract

Malaria merupakan penyakit dengan prevalensi yang tinggi di wilayah tropis dan subtropis. Malaria disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium, dengan salah satu spesiesnya, Plasmodium falciparum, merupakan penyebab malaria dengan tingkat keparahan yang tinggi. Terapi berbasis artemisinin yang selama ini digunakan sebagai pengobatan antimalaria telah berkurang efikasinya karena adanya resistensi artemisinin. Tumbuhan merupakan sumber berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memiliki aktivitas antimalaria sehingga dapat dimanfaatkan dalam penelitian mengenai pengembangan obat antimalaria yang baru. Pada review ini, potensi aktivitas antimalaria terhadap Plasmodium falciparum tertinggi terdapat pada ekstrak etanol Momordica charantia (IC50 0,0178 µg/ml) dan senyawa  alkaloid cassiarin A dari Cassia siamea (IC50 0,02 µg/ml).

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...