Farmaka
Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)

Strategi Pengembangan Obat Berdasarkan Sistem Klasifikasi Biofarmasetika

RENATA VANIA (Universitas Padjadjaran)
Taofik Rusdiana (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2019

Abstract

Beberapa obat dengan profil kelarutan dalam air yang rendah dapat dimodifikasi oleh berbagai teknologi yang saat ini telah banyak sekali diterapkan. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan obat-obat tersebut menjadi lebih baik dalam kelarutan dan biovailabilitasnya. Nanokristal, nanopartikel, dispersi solid dan semisolid, nanosuspensi, garam ko-amorf, mikronisasi, polymer brush, nanoconfinement, sintesis kimia, liquisolid, pengeringan suspensi, nanoenkapsulasi, dan nanoemulsi merupakan beberapa contoh teknologi yang digunakan untuk memenuhi tujuan tersebut. Artikel kali ini membahas berbagai macam teknologi beserta contoh dari obat-obat yang biasa digunakan agar kelarutannya menjadi lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya. Oleh karena itu, efek terapi yang dimiliki oleh masing-masing obat juga akan ikut meningkat. Penerapan teknologi-teknologi tersebut di dalam beberapa formulasi terkadang timbul sebuah ketidastabilan, sehingga zat aktif obat perlu dikombinasikan dengan zat penstabilnya yang tepat.Kata Kunci: obat, kelarutan, bioavailabilitas, disolusi, teknologi

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...