Farmaka
Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)

Identifikasi Interaksi Antar Obat Pada Resep di Apotek Kimia Farma 58 Kota Bandung

BERLIAN HANUTAMI N.P. (260112180041)
Keri Lestari (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2019

Abstract

Penggunaan obat semakin hari semakin meningkat untuk itu diperlukan penggunaan obat yang rasional bagi setiap pasien. Polifarmasi merupakan salah satu bentuk penggunaan obat yang irasional. Polifarmasi dapat menyebabkan timbulnya interaksi antar obat yang dapat meningkatkan atau menurunkan efektifitas dari salah satu obat. Interaksi obat dapat menyebabkan penurunan efek obat sehingga hasil terapi tidak maksimal. Oleh karena itu dilakukan identifikasi interaksi obat mencegah timbulnya resiko morbiditas dan mortalitas dalam pengobatan pasien. Identifikasi interaksi obat dilakukan dengan memilih secara acak dua resep perharinya lalu ditentukan tingkat keparahannya.menggunakan situs www.drugs.com dan aplikasi Medscape. Hasil yang didapatkan yaitu terdapat 21 resep dari 60 resep yang terdapat interaksi antar obat. Potensi interaksi antar obat sebesar 35 %. Untuk interaksi minor 23,8 %, interaksi moderate 57,14 % dan interaksi mayor 19,04 %.Kata Kunci : Interaksi Obat, Mayor, Minor, Moderate, Polifarmasi

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

farmaka

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Farmaka is replacement for Pharmaceutical Bulletin, published since 1991, with a frequency of four times a year. Editors accept scholarly works of research results and literature review which was closely related to the science, pharmaceutical technology and ...