Penyakit infeksi masih sering terjadi di masyarakat, diantaranya yaitu infeksi saluran pernapasan, diare, dan tuberkulosis termasuk kedalam 10 besar penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia. Sampai saat ini pengobatan yang digunakan untuk infeksi adalah antibiotik. Tetapi penggunaan obat antibiotik yang tidak tepat dan tidak sesuai dengan indikasi dapat menyebabkan masalah resistensi antibiotik. Pada skala global, resistensi antibiotik membunuh 700.000 jiwa setiap tahunnya. Review ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi salah satu tumbuhan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai antibiotik alami. Metode yang digunakan adalah difusi agar dengan melihat Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan diameter hambat. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa beberapa bagian tumbuhan coklat (Theobroma cacao L.) terbukti memiliki aktivitas antibakteri dan ekstrak etanol kulit batang memiliki potensi paling kuat dalam menghambat pertumbuhan beberapa bakteri pada konsentrasi 100 mg/ml.
Copyrights © 2019