Kualitas pendidikan dasar dan menengah di Indonesia masih tergolong rendah, disebabkan karena pemenuhan standar pelayanan pendidikan dasar dan menengah yang masih minim, disertai dengan maraknya kasus korupsi di bidang pendidikan. Dalam upaya peningkatan kualitas sekolah, perlu adanya program evaluasi secara rutin, salah satunya melalui audit operasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai penerapan audit operasional dalam mengevaluasi pengendalian internal di Sekolah Dasar Katolik “X” di Sumenep. Audit dilaksanakan melalui beberapa tahap, dimana secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi tiga tahap, yaitu: perencanaan atau survei pendahuluan, pelaksanaan dan pelaporan. Dari pelaksanaan di lapangan menghasilkan temuan-temuan audit yang merupakan kelemahan pada kegiatan operasional di SDK. “X” – Sumenep. Kemudian dari temuan-temuan audit tersebut dilakukan pengembangan yang bertujuan untuk memberikan rekomendasi pada tahap pelaporan agar dapat dilakukan perbaikan oleh pihak manajemen. Dari pelaksanaan audit operasional ini, diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di SDK. “X” – Sumenep, dengan ditunjang oleh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pelayanan pendidikan.
Copyrights © 2016