Pada umumnya setiap hasil budaya manusia masa lampau, baik berupa seni bangunan, seni arca, sni relief (seni hias), maupun seni lainnya mengandung arti, fungsi, dan nilai trtentu bagi masyarakat pendukungnya. Apabila diperhatikan, pada wayang kulit gaya Yogyakarta banyak memiliki ragam hias. Ragam hias tersebut bermacam-macam motifnya, anatara lain motif fauna, flora, dan alam. Ragam hias motif garuda dan Naga yang pada awalnya banyak terdapat pada deposit arkeologi masa Hindu Budha banyak diabadikan pada ragam hias di Indonesia, misalnya relief candi, motif fauna pada mesjid kuno, ornamen pada benda terbuat dari logam, kain yang dipakai oleh raja, bahkan diabadikan pada seni tatah-sungging wayang kulit gaya Yogyakarta.
Copyrights © 2000