Kabau (Archidendron bubalinum) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai bahan makananan, namun juga memiliki potensi untuk dikembangkan dalam bidang kesehatan. Bagian kabau yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan adalah biji. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan golongan senyawa aktif (fitokimia) dan tingkat toksisitas biji kabau. Skrining golongan senyawa aktif biji kabau dilakukan menggunakan metode Harbone dan analisis toksisitas biji kabau dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Bagian biji kabau yang digunakan dalam penelitian adalah daging dan kulit ari dari biji kabau. Biji kabau dimaserasi menggunakan pelarut 70% dan 99.9% etanol pro analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit ari biji kabau mengandung flavonoid, tanin dan saponin sedangkan ekstrak kulit ari etanol 99.9% mengandung steroid. Ekstrak kulit ari biji kabau etanol 70% memiliki tingkat toksisitas terkecil dengan nilai LC50 sebesar 896.08 ppm.
Copyrights © 2018