Jurnal Bébasan
Vol 2, No 2 (2015): BÉBASAN edisi Desember 2015

GURU DAN PENGACARA DALAM CERPEN “GURU” DAN “PERADILAN RAKYAT” KARYA PUTU WIJAYA: ANALISIS MORAL

SAPTAWURYANDARI, NURWENI (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2021

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana nilai moral diungkapkan dalam cerpen “Guru” dan“Pengadilan Rakyat” karya Putu Wijaya. Selain itu, juga untuk mengetahui nilai moral apa saja yang diungkapkan dalam cerpen tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang memaparkan tulisan berdasarkan isi karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen “Guru” dan “Peradilan Rakyat”, terdapat nilai-nilai moral yang diungkapkan melalui sikap, watak, dan perbuatan para tokoh. Melalui cerpen “Guru”, Putu Wijaya menggambarkan bagaimana kegigihan dan keteguhan tokoh Taksu untuk menjadi guru. Meskipun cita-citanya menjadi guru ditentangoleh ayah dan ibunya, Taksu tetap gigih dan konsekuen. Cerpen “Peradilan Rakyat” juga menggambarkan kegigihan dan konsekuennya tokoh pengacara muda denganprofesionalisme sebagai pengacara.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

bebasan

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

BÉBASAN is a journal aiming to publish literary studies (either Indonesian, local, or foreign literature) and linguistic studies (either applied linguistic and/or linguistic in pedagogy). All articles in BÉBASAN have already passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. ...