Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model pembiayaan yang sesuai dengan harapan pelaku UMKM melalui peran Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Metode penelitian menggunakan mix methods dengan jenis deskriptif-eksploratif. Populasi 150 UMKM di Kota Bandung Jawa Barat, dengan 52 sampel yang telah mendapat pembiayaan melalui LKM dan telah beroperasi minimal 3 tahun. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis SWOT, IFAS dan EFAS.Hasil penelitian menunjukkan model pembiayaan belum sepenuhnya sesuai harapan pelaku UMKM, diantaranya prosedur pembiayaan dipersepsikan  rumit dan bunga masih tinggi, sehingga pelaku UMKM masih banyak yang mengandalkan modal sendiri dalam membiayai usahanya.  Berdasarkan temuan penelitian, maka model pembiayaan kooperatif dipersepsikan cocok untuk UMKM, dimana LKM menjadi lebih optimal menjalankan perannya sebagai fasilitator pengelolaan keuangan, manajemen, dan pemasaran dengan melibatkan jaringan usaha dan komunitas. LKM lebih menjangkau UMKM sehingga mudah diakses, prosedur lebih sederhana, dan memberikan tawaran bunga lebih murah melalui pemanfaatan program pemerintah dan lembaga keuangan lain yang terkait.
Copyrights © 2019