ABSTRAK Latar Belakang : Nyeri persalinan merupakan salah satu penyebab terjadinya partus lama dan kematian janin. nyeri pada kala I persalinan adalah akibat adanya dilatasi servik, segmen bawah rahim, adanya tahanan yang berlawanan, tarikan serta perlukaan pada jaringan otot maupun ligamen-ligamen yang menopang struktur diatasnya. Pijat merupakan salah satu teknik non-farmakologi dalam mengatasi nyeri persalinanMetode: Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah Preeksperimental dengan pendekatan One group pretes posttest dan sampel penelitian ini adalah 30 ibu bersalin di BPM Desita, S,SiT Desa Pulo Ara Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen yang di ambil secara kouta sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis Univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis Bivariat dengan uji wilcoxon.Hasil: Hasil penelitian sebelum diberikan pijat nyeri yang dialami responden sebagian besar dalam katagori nyeri sedang yaitu sebanyak 16 responden (53,3%) dan sesudah diberikan pijat nyeri yang dialami responden sebagian besar dalam katagori ringan yaitu sebanyak 16 responden (53,5%), berdasarkan hasil uji analisis wilcoxon pada kelompok perlakuan didapatkan taraf signifikan p sebesar 0,000 (p<0,05%) sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan pijat punggung terhadap penurunan rasa nyeri kala I persalinan normal.Kesimpulan : Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi dan menambah wawasan dari media atau tenaga kesehatan mengenai penurunan rasa nyeri saat dilakukan pemijatan pda saat proses persalinan.
Copyrights © 2019