Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan intervensi militer dan motif intervensi militer Arab Saudi dalam memanfaatkan posisi Yaman untuk membendung pengaruh Iran di Timur Tengah. Tindakan intervensi ini bertolak belakang dengan kebiasaan Arab Saudi yang secara historis cenderung untuk tidak melakukan intervensi secara langsung. Penelitian ini mendeskripsikan konflik Yaman dan menggunakan kerangka konseptual deterrence dan geopolitik post-modern untuk menjelaskan tindakan intervensi militer Arab Saudi dan motif dibalik tindakan intervensi militer tersebut. Temuan dari penelitian ini adalah tindakan intervensi militer Arab Saudi terhadap konflik Yaman bertujuan untuk mempertahankan status quo Arab Saudi di Timur Tengah serta untuk menekan dan memaksa kelompok Houthi mundur dari Yaman. Sedangkan motif intervensi militer Arab Saudi adalah perebutan power di Timur Tengah melalui penguasaan jalur perdagangan minyak, kepentingan keamanan nasional Arab Saudi, dan persepsi Arab Saudi terhadap ancaman Iran yang tergolong distorted dan diffuse perception.
Copyrights © 2020