Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri penderita skizofrenia setelah rehabilitasi. Peneliti melihat pengetahuan masyarakat terhadap penderita skizofrenia masih sedikit, hal ini menyebabkan penilaian masyarakat terhadap penderita skizofrenia selalu negatif, sehingga mempengaruhi penilaian penderita terhadap diri dan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan data mengenai Konsep Diri Penderita Skizofrenia Setelah Rehabilitasi. Penelitian ini menggunakan dua orang responden (perempuan dan laki-laki) dengan karakteristik responden penderita skizofrenia setelah rehabilitasi. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Skizofrenia yang dialami kedua responden disebabkan adanya diathesis stress dan akibat perilaku keluarga yang patologis, juga adanya faktor genetik pada responden II. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa konsep diri kedua responden cenderung positif. Konsep diri yang mempengaruhi kedua responden selain program rehablitasi yang dilakukan juga karena adanya dukungan keluarga dan masyarakat sehingga kedua responden merasa diterima di keluarga dan masyarakat dan berusaha membuat hidupnya menjadi lebih baik lagi.
Copyrights © 2018