Latar belakangProses proliferasi ditandai dengan terbentuknya fibroblast dan angiogenesis. Salah satu tanaman yang berkhasiat untuk mempercepat penyembuhan luka adalah Kembang Sepatu. Tujuan penelitian ini untuk melihat jumlah fibroblast dan angiogenesis pasca pencabutan gigi yang diberi ekstrak Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.). Metode penelitian dilakukan pada 52 tikus putih jantan yang dibagi menjadi empat kelompok, yakni kelompok kontrol (CMC) dan kelompok perlakuan (ekstrak mahkota Kembang Sepatu 25%, 50%,100%). Sebanyak 28 tikus dikorbankan pada hari ketiga, dan 24 tikus pada hari kelima, selanjutnya jaringan soket diambil dan diproses secara histologis dengan pewarnaan HE untuk mengamati jumlah fibroblast dan angiogenesis. Hasil analisis data dengan uji Annova didapatkan pada hari ke-3 p<0.05 dan hari ke-5 p<0,05 artinya ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan perlakuan Kesimpulan: jumlah fibroblast dan angiogenesis pada kelompok perlakuan lebih banyak dibandingkan kelompok kontrol.
Copyrights © 2020